MENU

Bantu Pengobatan Kanker Anda dengan Terapi Diet

Mengenal Terapi Paliatif

December 15, 2016 Comments (0) Views: 572 Terapi Kanker

Terapi Herbal untuk Pengobatan Kanker, Efektifkah?

Terapi herbal adalah pengobatan yang menggunakan tanaman herbal atau campuran ekstrak tanaman untuk mengobati penyakit tertentu dan meningkatkan kondisi kesehatan. Terapi herbal tergolong dalam pengobatan alternatif jika pasien menggunakannya sebagai pengganti pengobatan medis dengan tujuan untuk menyembuhkan penyakit secara menyeluruh. Namun sebagian pasien ada yang menggunakan herbal sebagai pelengkap atau pendamping pengobatan medis untuk mendukung efektivitas pengobatan, mengurangi gejala, atau mengurangi potensi penyakitnya muncul kembali. Jika tujuannya demikian, maka terapi herbal tergolong pengobatan pelengkap atau terapi komplementer.

Pada penyakit kanker, terapi herbal tergolong metode yang cukup sering diandalkan, entah itu sebagai alternatif atau komplementer (pelengkap). Beberapa penelitian yang dikutip dari Cancer Research UK telah menunjukkan bahwa sebanyak 6 dari 10 orang penderita kanker (60%) menggabungkan suplemen bersama dengan pengobatan kanker konvensional (medis). Mereka percaya bahwa terapi herbal bisa membantu pengobatan konvensional yang dilakukan.

Di sisi lain, sebagian kalangan menganggap terapi herbal sebagai upaya yang tidak berpengaruh besar atau bahkan tidak berguna sama sekali. Bahkan saran-saran terapi yang ditawarkan dianggap bohong dan tidak valid. Pertanyaannya, apakah terapi kanker herbal benar-benar efektif, atau hanya bohong belaka?

Terapi kanker herbal hingga saat ini memang masih belum diakui sebagai pengobatan yang baku pada dunia medis. Namun, menurut mantan peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Oswald Tampubolon, pengobatan penyakit kanker dengan metode herbal saat ini sudah dianggap sebagai komplementer alias pelengkap dari pengobatan kimiawi. Tanaman herbal dengan indikasi yang sama pada umumnya tidak pernah bertentangan satu sama lain dengan obat kimia sehingga bisa digunakan sebagai ramuan yang efektif Sayangnya jika diandalkan sebagai pengobatan alternatif, terapi ini kalah cepat manfaatnya dibanding pengobatan kimiawi.

Lalu dalam jurnal Evidence Based Complement Alternative Medicine, obat-obatan herbal terbukti memberi keuntungan pada kelangsungan hidup, peningkatan kekebalan tubuh, dan kualitas hidup pasien kanker ketika obat itu dikombinasikan dengan pengobatan konvensional. Penelitian ini menguatkan pernyataan sebelumnya bahwa terapi herbal sudah dianggap sebagai terapi komplementer atau pelengkap.

Kesimpulannya, efektivitas terapi herbal memang diakui para peneliti dan bukan pembohongan semata. Namun memang, terapi ini masih kalah efektif jika diandalkan sebagai pengganti pengobatan konvensional. Sebaiknya terapi herbal dilakukan sebagai terapi komplementer yang dikombinasikan bersama pengobatan konvensional. Sedikit tips untuk Anda, pilihlah tanaman herbal yang telah teruji klinis efektivitasnya, juga memiliki banyak pengakuan. Beberapa tanaman herbal yang memenuhi kedua syarat itu misalnya jahe, kayu manis, cengkeh, brokoli, teh hijau, atau jamur maitake. Konsultasikan ke dokter Anda sebelum melakukan terapi komplementer lewat tanaman herbal.

Tags: , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *