MENU
Siapkah Anda Menjalani Kolesistektomi

Siapkah Anda Menjalani Kolesistektomi?

Cara Krioablasi Membasmi Kanker

September 26, 2019 Comments Off on Cara Krioablasi Membasmi Kanker Views: 16 Pengobatan Kanker

Cara Krioablasi Membasmi Kanker

Krioablasi merupakan salah satu terapi pengobatan kanker dimana sel-sel kanker dimatikan dengan cara dibekukan menggunakan suhu sangat dingin. Bagaimana sih cara kerja krioablasi membunuh sel-sel kanker? 

Pada artikel ini Anda akan mendapatkan informasi seputar cara kerja prosedur krioablasi untuk mematikan sel-sel kanker, yang dipersembahkan oleh VitaCare Maitake Pro.

Anda juga bisa secara rutin mengkonsumsi suplemen Jamur Maitake, seperti VitaCare Maitake Pro, untuk mencegah berkembangnya sel-sel kanker. Sebab VitaCare Maitake Pro mengandung MD Fraction dan bubuk jamur maitake, yang membantu menurunkan resiko penyebaran sel-sel kanker.

Prosedur pengobatan kanker ini juga memiliki nama lain cryotherapy, dan cryosurgery. Menurut situs radiologyinfo.org krioablasi adalah langkah perawatan invasif minimal yang menggunakan suhu dingin ekstrem untuk membekukan dan menghancurkan jaringan tubuh yang sakit atau tidak normal. Hal ini termasuk sel-sel kanker.

Cara Krioablasi Membasmi Kanker

Saat prosedur krioablasi dilakukan, nitrogen cair atau gas argon bertekanan tinggi akan dialirkan ke dalam aplikator berbentuk mirip jarum (cryoprobe). Hal tersebut dilakukan agar bisa menciptakan kondisi sangat dingin pada jaringan tubuh yang sakit.

Dokter akan dipandu menggunakan teknik pemanduan dengan pencitraan seperti ultrasound, CT scan, atau MRI. Teknik pencitraan tersebut digunakan untuk memandu cryoprobe ke lokasi jaringan yang sakit di dalam tubuh pasien.

Selain menargetkan jaringan sakit yang ada di dalam tubuh, prosedur krioablasi juga dapat digunakan untuk membekukan jaringan tubuh pada permukaan kulit. Ketika sebuah lesi terletak persis di bawah permukaan kulit, cryoprobe yang mirip dengan jarum akan diposisikan di atas kulit.

Krioterapi dapat digunakan untuk menangani tumor-tumor di bagian tubuh seperti ginjal, tulang (termasuk tulang belakang), paru-paru, payudara. Namun secara umum, prosedur krioablasi biasanya dilakukan untuk menangani beberapa kondisi seperti:

  • Tumor kulit
  • Tahi lalat pre kanker
  • Nodul
  • Kutil
  • Bercak pada kulit yang merusak penampilan
  • Retinoblastoma, kanker di retina mata anak-anak
  • Kanker prostat, hati, dan serviks. Juga jenis kanker yang tidak bisa ditangani dengan prosedur pembedahan.

Kelebihan Dan Kekurangannya

Setiap prosedur pengobatan pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Lalu apa kelebihan dari krioablasi dibanding prosedur pengobatan kanker lainnya? Berikut beberapa kelebihannya:

  • Ketika dilakukan pembedahan tubuh, waktu pemulihan dengan krioablasi akan lebih cepat dibandingkan pembedahan untuk mengangkat tumornya.
  • Bagi pasien yang menjalani percutaneous cryotherapy, dapat diminta untuk rawat inap di rumah sakit atau bahkan dapat langsung pulang setelah prosedur dilakukan.
  • Prosedur percutaneous cryotherapy tingkat traumatisnya tidak separah pembedahan terbuka. Sebab percutaneous cryotherapy hanya membutuhkan sayatan kecil untuk memasukkan probe yang berbentuk seperti jarum. Hal ini membuat kerusakan pada jaringan tubuh yang sehat lebih kecil.
  • Untuk menangani fibroadenoma, prosedur krioterapi hanya menyebabkan bekas luka yang minimal.

Sedangkan kekurangan dari prosedur krioablasi adalah:

  • Beresiko terjadi perdarahan dari tusukan dan pembekuan jaringan di organ hati, ginjal, atau paru.
  • Beresiko merusak struktur normal organ tubuh.
  • Jika pembekuan terjadi di dekat diafragma, ada resiko cairan akan berkumpul di sekitar paru-paru.
  • Jika krioablasi dilakukan di dekat paru-paru, bisa memicu kolaps pada paru-paru.
  • Kerusakan saraf bisa terjadi. Sehingga bisa menyebabkan impotensi, misalnya pada cryotherapy kanker prostat.
  • Komplikasi yang berhubungan dengan obat-obatan bisa terjadi, termasuk obat anestesi.
  • Dapat menyebabkan lapisan uretra terkelupas dan timbul penyumbatan. Pengelupasan dapat dikurangi dengan cara menjaga uretra tetap hangat dengan air steril yang terus menerus bersirkulasi dengan bantuan kateter.

Tags: ,

Comments are closed.