MENU
tes urine kanker prostat

Memprediksi Keganasan Kanker Prostat Dengan Tes Urine

Resiko penyakit jantung

Naiknya Resiko Penyakit Jantung Pada Survivor Kanker Testis

Membedakan Tahi Lalat Normal

November 21, 2019 Comments Off on Cara Membedakan Tahi Lalat Normal dan Kanker Kulit Views: 9 Artikel Kesehatan, knowledge

Cara Membedakan Tahi Lalat Normal dan Kanker Kulit

Tahi lalat adalah ‘aksesoris’ alami penampilan seseorang. Namun kadang banyak orang kesulitan membedakan antara yang normal dengan yang merupakan gejala kanker kulit. Bagaimana cara membedakannya?

Dalam artikel ini Anda akan mendapatkan informasi tentang cara membedakan tahi lalat normal dengan yang merupakan gejala kanker kulit. Artikel ini dipersembahkan oleh VitaCare Maitake Pro.

Selain menerapkan tips cara membedakannya, sebaiknya Anda mengkonsumsi secara rutin VitaCare Maitake Pro, sebab suplemen kesehatan ini mengandung MD Fraction dan Beta Glucan, yang dapat membantu menurunkan resiko berkembangnya kanker.

Seperti Apa Tahi Lalat Normal

Memang tidak mudah untuk bisa membedakan yang normal dengan yang merupakan kanker kulit. Tahi lalat normal memang tidak selalu muncul ketika seseorang lahir, malah kebanyakan baru muncul ketika seseorang memasuki usia anak-anak atau remaja.

Tahi lalat normal adalah kondisi pertumbuhan pada lapisan kulit dimana sel-sel pigmen (melanocytes) tumbuh berkelompok. Kebanyakan orang dewasa akan memilikinya sebanyak 10 hingga 40 buah.

Umumnya noda kulit berwarna gelap ini akan muncul pada bagian tubuh diatas pinggang, di bagian yang terpapar sinar matahari. Namun jarang ditemukan pada kulit kepala, payudara, atau bokong. Kebanyakan tubuh seseorang akan memiliki tahi lalat baru sampai usia sekitar 40 tahunan.

Membedakan Dengan ABCDE

Mayoritas noda kulit brwarna kegelapan ini tidak akan menyebabkan masalah kesehatan apapun. Namun seseorang yang memiliki lebih dari 50 buah (atau lebih dari 5 buah berjenis atipikal), memiliki resiko lebih besar untuk menderita melanoma (jenis kanker kulit paling berbahaya).

Untuk bantu mengidentifikasi melanoma, kita bisa mengikuti “aturan ABCDE” seperti di bawah ini:

1. Asymmetry

Bentuk satu tahi lalat tidak satu tipe dengan yang lainnya.

2. Border

Bagian pinggirnya tampak kasar, berlekuk, dan tidak jelas.

3. Color

Warnanya yang tidak merata, bisa dicurigai merupakan kanker kulit. Aksen hitam, coklat. Bahkan ada bagian yang berwarna keputihan, abu-abu, merah, atau malah kebiruan.

4. Diameter

Umumnya yang beresiko termasuk kanker kulit memiliki diameter lebih besar dari 6 milimeter, atau ukurannya bertambah besar. Namun melanoma dapat muncul dengan ukuran berapapun.

5. Evolving

Dapat berubah dalam hal ukuran, warna, tampilan, atau muncul di bagian yang sebelumnya kulit normal. Jika melanoma muncul pada tahi lalat yang tadinya normal, teksturnya dapat berubah dan menjadi keras, benjol, atau menebal.

Tanda-tanda Yang Harus Diwaspadai

Agar dapat mendeteksi sejak dini kanker kulit, kita memang sebaiknya memeriksakan kondisi kulit secara rutin. Termasuk memeriksa perkembangan semua tahi lalat yang ada di sekujur tubuh secara mandiri. 

Segera berkonsultasi dengan dokter kulit jika Anda menemukan beberapa tanda di bawah ini:

  • Muncul noda kulit baru yang berukuran besar, dengan bentuk tidak beraturan. Biasanya berwarna gelap kecoklatan, dengan dikelilingi area kehitaman.
  • Tahi lalat sederhana yang berubah warna (biasanya menjadi lebih gelap), berubah ukuran (bertambah besar), atau berubah teksturnya (lebih berisi), atau mengelupas dan berdarah.
  • Terjadi perubahan yang mencurigakan.
  • Muncul lesi kulit dengan bentuk yang tidak beraturan, dan muncul bagian kulit atau noda yang berwarna kemerahan, keputihan, kebiruan, keabu-abuan, atau hitam kebiruan.
  • Lesi berwarna gelap muncul di bawah kuku tangan atau kuku kaki, pada telapak tangan, telapak kaki, ujung jari tangan dan kaki, atau membran mukus (mulut, hidung, vagina, dan anus).

Comments are closed.