MENU

Jenis – Jenis Vaksin HPV, Si Penangkal Kanker Serviks

Mengenal Kanker Payudara Triple Negatif

July 4, 2017 Comments (0) Views: 7096 Tentang Kanker

Waspada Detik-Detik Kembalinya Sel Kanker

Dinyatakan sembuh dari kanker, bukanlah hal yang mustahil. Bahkan kenyataannya ada survivor kanker yang berhasil sembuh dari tiga jenis kanker secara sekaligus. Fenomena ini memang sangat inspiratif dan menjadi harapan masa depan setiap pasien yang sedang bergelut dengan kanker. Namun ada kemungkinan lain yang bisa dialami oleh para survivor kanker, yakni kembali timbulnya sel kanker yang pernah menyerang sebelumnya. Bahkan hal ini bisa terjadi pada para survivor yang sudah bertahun-tahun dinyatakan sembuh dari kanker.

Para praktisi medis, menyadari bahwa sel kanker bisa jadi sangat menjengkelkan, karena terdapat bukti genetik yang menunjukkan sel kanker bisa “tidur” untuk menghindari efek dari terapi dan kemudian “bangun” kembali beberapa tahun kemudian.

Kanker bisa kita analogikan seperti para maling yang dikejar polisi. Apa yang sekiranya terjadi saat polisi melakukan razia besar-besaran? Sudah pasti si pelaku kriminal tersebut lebih memilih diam dan tertidur di tempat persembunyiannya. Inilah hal yang persis dilakukan oleh sel kanker, sel kanker bisa dikatakan sebagai sel yang “cerdas” karena sel ini seperti tahu saat akan dibasmi dan mendadak “tidur” untuk mengelabui atau menghindari terapi untuk kemudian bermutasi dan bisa kembali memunculkan penyakitnya.

Penyebab Bangkitnya Sel Kanker

Penyebab bangkitnya sel kanker dapat dipengaruhi beberapa hal, berikut beberapa di antaranya:

  • Kondisi Pasca Operasi

Operasi pengangkatan kanker dilakukan untuk memastikan terlepasnya sel kanker utama dari tubuh pasien. Namun begitu masih ada kemungkinan sejumlah kecil sel kanker yang tertinggal pada tubuh. Bila tidak ditindaklanjuti lebih lanjut bisa ada potensi sejumlah kecil sel kanker yang tertinggal tersebut memicu berpindahnya sel kanker ke area tubuh lainnya. Untuk mengatasi hal tersebut umumnya para dokter akan menyarankan pasien kanker untuk melakukan tindakan kemoterapi atau radioterapi untuk upaya pembersihan sel kanker yang tersisa.

  • Hidup Dikelilingi Kecemasan

Hal utama yang perlu Anda lakukan saat bergelut dengan kanker adalah meningkatkan dan teruslah optimis dengan perlawanan terhadap kanker. Hal ini memang sulit untuk dilakukan bahkan saat dokter menyatakan bahwa 95% kesembuhan dari kanker sudah dipastikan, umumnya pasien kanker masih merasa terbayang-bayang dengan penyakit yang pernah diidapnya tersebut.

Hal inilah yang sebaiknya dibuang jauh oleh penderita kanker, rasa terbayang-bayang dan ketakutan terhadap kanker dapat mempengaruhi kondisi psikis pasien yang dapat berdampak pada munculnya depresi dan stres berkelanjutan sehingga risiko kekambuhan kanker semakin tinggi.

Resolusi Terbaik

Mencegah timbul kembalinya sel kanker harus dilakukan dengan resolusi yang komprehensif yakni dengan menjaga pola hidup sebaik mungkin serta menjaga kondisi psikis yang positif. Menjaga pola makan sehat sangat krusial untuk meminimalisasi potensi karena ada beberapa makanan yang diyakini dapat memicu sel kanker berkembang lebih pesat seperti zat aditif pada makanan yakni bahan pengawet, pemanis, dan penyedap rasa. Konsumsilah makanan-makanan ramah bagi pasien kanker dan pastikan makanan tersebut dimasak dengan benar agar tidak merusak nutrisi yang dibutuhkan oleh pasien.

Jikalau memang tumbuh kembalinya sel kanker tidak terbendung lagi, maka hal yang paling utama untuk dilakukan adalah melakukan kembali serangkaian terapi pemulihan kanker. Memang hal ini terkadang memberatkan bagi sebagian orang, karena bisa jadi terapi pemulihan kanker memberikan dampak penurunan kualitas hidup dan beban psikologis bagi pasien kanker untuk yang kedua kalinya. Namun jangan khawatir karena selain operasi dan terapi sekunder (kemoterapi, radioterapi, dan sebagainya), kini ada terapi ketiga yang diberi nama terapi pendamping/komplementer. Terapi pendamping kanker masih relatif baru, yakni berfungsi untuk meminimalisasi efek samping yang ditimbulkan oleh terapi pemulihan kanker seperti kemoterapi dan radioterapi sehingga kualitas hidup pasien dapat terjaga lebih baik.

Para peneliti kanker, telah menemukan bahwa ekstrak jamur maitake merupakan salah satu herbal yang dapat berperan aktif sebagai terapi pendamping pemulihan kanker. Rekomendasi ini dilakukan setelah adanya serangkaian pengujian terhadap ekstrak jamur maitake, dari hasil penelitian ditemukan bahwa maitake memiliki senyawa aktif 1,6 Beta-Glucan dengan rantai cabang 1,3 Beta-Glucan yang tidak dimiliki oleh jamur kesehatan lainnya. Senyawa aktif yang ditemukan dalam kandungan D-Fraction jamur maitake ini dipercaya oleh peneliti memiliki peran sebagai terapi pendamping pemulihan kanker dalam mengurangi efek samping kemoterapi seperti kerontokan rambut, rasa mual, pusing, nyeri, dan sebagainya yang dialami pasien kanker, sehingga kualitas hidup pasien kanker dapat lebih terjaga optimal. Tidak berhenti disitu, peneliti juga menyimpulkan, maitake mampu meredam agresivitas penyebaran sel kanker.

Ditinjau oleh:
dr. Rony Wijaya
Medical Marketing
PT. Indocare Citrapasific

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *