MENU
Alasan Sel Kanker Tumbuh Kembali

Waspada Detik-Detik Kembalinya Sel Kanker

Bisakah Penyakit Kanker Menular

Bisakah Penyakit Kanker Menular?

July 19, 2017 Comments (4) Views: 3218 Tentang Kanker

Mengenal Kanker Payudara Triple Negatif

Ditinjau oleh:
dr. Rony Wijaya
Medical Marketing – PT. Indocare Citrapasific

Apa Itu Kanker Payudara Triple Negatif?

Kanker payudara triple negatif, merupakan bentuk lain dari penyakit kanker yang menyerang organ payudara yang umumnya diderita oleh wanita. Kenapa disebut bentuk lain? Hal ini dikarenakan kanker payudara triple negatif memiliki karakteristik yang berbeda dengan kanker payudara pada umumnya. Perbedaan mendasar antara kanker payudara dan kanker payudara triple negatif terdapat pada reseptornya.

*Note: reseptor adalah molekul protein yang menerima sinyal kimia dari luar sel yang mengarahkan kegiatan sel seperti membelah atau mengizinkan molekul tertentu untuk masuk atau keluar sel.

Pada kanker payudara biasa diketahui memiliki tiga reseptor yang umumnya ditemukan di permukaan sel kanker yakni:

  • Estrogen receptors (ER)
  • Progesterone (Progesteron) receptors (PR)
  • Human Epidermal Growth Factor Receptor 2 (HER2)

Sedangkan diketahui kanker payudara triple negatif tidak memiliki ketiga reseptor tersebut dan hal ini berimplikasi pada terapi pemulihan yang dijalankan. Selain itu, beberapa wanita yang mengidap kanker payudara jenis triple negatif memiliki gen BRCA1, yang berisiko menurun secara genetik sehingga dapat memperbesar kemungkinan serangan kanker pada garis keturunannya.

Gejala Penyakit Kanker Payudara Triple Negatif

Dari segi gejala yang muncul, saat seseorang diduga terkena penyakit kanker payudara triple negatif biasanya tidak memiliki perbedaan dengan kanker payudara pada umumnya. Beberapa gejala itu adalah:

  1. Adanya benjolan keras pada bagian payudara yang bisa jadi terasa sakit ketika ditekan.
  2. Penebalan kulit di area payudara yang mungkin disertai rasa gatal.
  3. Adanya pendarahan atau keluarnya cairan tidak dikenal dari puting.
  4. Perubahan bentuk puting menjadi lebih masuk ke dalam.
  5. Kulit payudara menjadi keriput dan cenderung kemerahan.

Bila Anda mengalami hal ini direkomendasi untuk segera menghubungi dokter yang kompeten di bidangnya.

Deteksi dan Pemulihan Kanker Payudara Triple Negatif

Gerakan SADARI adalah cara paling murah untuk mendeteksi terjadinya kanker payudara pada wanita. Namun untuk mendapatkan hasil yang lebih pasti, orang yang diduga mengidap kanker dapat menjalankan serangkaian tes secara medis oleh dokter. Untuk mendeteksi kanker biasanya dokter akan melakukan pengujian melalui:

  • Ultrasonografi (USG): USG biasanya digunakan untuk mengevaluasi lebih lanjut masalah payudara yang tampak pada hasil mamografi. Melalui USG dapat dibedakan apakah benjolan tersebut mengarah ke kanker atau kista.
  • Mamografi: Merupakan pemeriksaan payudara dengan sinar X. Perempuan berusia 40 tahun ke atas disarankan menjalani pemeriksaan ini secara rutin setiap tahun.
  • MRI atau Pencitraan Resonansi Magnetik: MRI merupakan alat deteksi yang lebih sensitif dari mamografi. Pada beberapa kasus, pasien harus menjalani pemeriksaan MRI untuk mendapatkan hasil pemeriksaan yang lebih jelas pada area yang diduga terkena kanker.
  • Biopsi: Biopsi merupakan langkah untuk memastikan adanya kanker payudara, dimana bagian jaringan sel yang diduga kanker diangkat dan diperiksa menggunakan mikroskop. Biopsi dapat dilakukan dengan teknik jarum suntik atau pembedahan.

Perlu diketahui untuk pemulihan kanker payudara triple negatif, biasanya dokter memiliki pendekatan yang berbeda dengan kanker payudara biasa. Hal ini disebabkan oleh ketiadaan semua reseptor yang telah disebutkan sebelumnya.

Ketiadaan ketiga reseptor ini membuat pasien kanker payudara triple negatif tidak dapat merespon pengobatan hormonal yang umumnya dilakukan kepada pengidap kanker payudara biasa seperti pengobatan dengan Tamoxifen atau Aromatase Inhibitors. Selain itu pengobatan targeted yang menyerang reseptor HER2, seperti Herceptin (Trastuzumab), juga diketahui tidak dapat berkerja melawan kanker jenis ini. Lalu pengobatan seperti apa yang direkomendasikan bagi mereka?

Beruntung sel kanker payudara triple negatif lebih reaktif (selnya lebih mudah mati) bila dipaparkan dengan obat kemoterapi jika dilakukan pada tahap awal terbentuknya kanker. Sebab itu hingga saat ini kemoterapi masih menjadi andalan para dokter untuk membantu pemulihan kanker jenis ini. Kemoterapi adalah terapi pemulihan kanker yang dilakukan dengan memaparkan sel kanker dengan senyawa yang bersifat toksik, hal ini dibutuhkan untuk membantu terjadinya kematian sel kanker. Namun sayangnya kemoterapi juga berisiko mematikan sel sehat pada tubuh karena senyawa toksik dalam kemoterapi belum memiliki kemampuan untuk menyerang sel kanker secara spesifik. Inilah yang menyebabkan pasien kanker berpotensi merasakan beberapa efek samping seperti: kerontokan rambut, rasa mual, nyeri, kulit kering (bersisik), mual, muntah, dan lain sebagainya. Namun jangan khawatir karena saat ini sudah ditemukan solusi untuk mengurangi efek samping yang disebabkan oleh kemoterapi yang dikenal dengan nama terapi pendamping pemulihan kanker.

Kemoterapi bukan satu-satunya cara untuk memulihkan kondisi kanker triple negatif. Solusi lain yang bisa ditawarkan oleh tenaga medis yakni dengan melakukan operasi atau pengangkatan sel kanker. Pengangkatan sel kanker bisa dilakukan pada area payudara tertentu yang terserang kanker atau seluruh payudara, tergantung seberapa besar ukuran sel kanker. Selain ukuran kanker, serangkaian pemulihan kanker payudara triple negatif juga dipengaruhi beberapa faktor lain seperti, seberapa jauh kanker sudah menyebar, seberapa abnormal sel kanker yang terdapat dalam tubuh, dan bagaimana kondisi tubuh pasien.

Tags: , , , , , , , ,

4 Responses to Mengenal Kanker Payudara Triple Negatif

  1. Dian says:

    Sore dokter…… saya Dian 39 tahun. Dg Ca mamma T1N0M0 Triple negatif . Saat ini sedang menjalani chemo pertama yang rencananya 6x interval 3 minggu. Apa yg disampaikan dokter ttg TNBC sm dg tim dokter yg menangani saya. Jadi setelah chemo selesai tdk ada tahap pengobatan lagi selain cek kesehatan sesuai jadwal dan pola hidup sehat. Pertanyaan dari saya… untuk menjaga kesehatan saya untuk menghindari kanker datang dikemudian hari apa yang harus saya lakukan…… kerena ini yg membuat khawatir seumur hidup saya. Yang 2…… tadi disampaikan bahwa TNBC juga berkaitan dengan BRCA 1…… padahal saya tidak ada faktor keturunan dan bagaiman dengan anak perempuan saya kelak klo sudah dewasa……
    Trimakasih sebelumnya……

    • webmaster says:

      Dear Dian,

      Kanker triple negatif merupakan jenis kanker payudara yang tidak memiliki reseptor estrogen (ER), progesteron (PR), dan human epidermal growth factor receptor 2 (HER2). Pengobatan utama kanker triple negatif adalah kemoterapi. Implikasi yang timbul dari ketiadaan ketiga reseptor ini adalah tidak adanya pengobatan hormonal atau terapi target lanjutan yang dapat dilakukan. Meski demikian, jika didiagnosis pada tahap awal terbentuknya kanker, kanker triple negatif lebih reaktif terhadap kemoterapi. Sel-sel kanker akan lebih mudah dimusnahkan dengan obat-obatan yang diberikan selama kemoterapi.

      Untuk memperoleh hasil terapi yang maksimal berikut anjuran yang dapat Anda lakukan:
      • Ikuti semua tahapan kemoterapi yang telah ditetapkan tim dokter Anda
      • Konsumsi menu makanan yang bergizi seimbang secara teratur. Hindari mengonsumsi secara berlebihan makanan yang mengandung banyak zat karsinogenik seperti: daging merah dan produk olahannya dan daging yang dibakar atau digoreng. Batasi konsumsi daging maksimal 70 gram perhari dengan dipotong tipis-tipis, tidak dibakar, dan telah dibuang lemaknya. Makanan kaleng, soda diet, salmon ternak, buan dan sayur yang tidak dicuci bersih juga perlu dibatasi konsumsinya.
      • Atasi stres yang timbul dengan bijak. Tetap berpikiran positif akan membantu mempercepat proses pemulihan.
      • Kontrol teratur dengan tim dokter Anda.
      • Hindari merokok dan paparan asap rokok.
      • Hindari mengonsumsi minuman beralkohol.
      • Lakukan olahraga ringan untuk membantu membuat tubuh menjadi lebih bugar.
      • Konsumsi suplemen kesehatan yang telah teruji dapat membantu pasien selama terapi kanker dan membantu mencegah timbulnya kembali sel kanker, salah satunya adalah suplemen yang dibuat dari jamur maitake dengan kandungan MD-fraction-nya yang memiliki efektivitas mengurangi efek samping kemoterapi seperti mual, muntah, kerontokan rambut, leukopenia dan sebagainya dan membantu mengoptimalkan sistem imun untuk mendeteksi dan menghancurkan sel kanker.

      Tidak semua penderita kanker payudara triple negatif memiliki gen BRCA1. Gen ini sekarang masih dalam tahap penelitian tentang kaitannya dengan risiko kanker payudara yang menurun secara genetik kepada keturunannya. Namun munculnya kanker payudara tidak hanya disebabkan oleh faktor tunggal seperti faktor genetik tapi berkaitan erat dengan pola hidup dan faktor lingkungan. Dengan menjaga pola hidup sehat dan menghindari lingkungan yang buruk (paparan zat karsinogenik), kemungkinan munculnya kanker payudara dapat diperkecil. Kunci utama pencegahan kanker agar tidak muncul kembali adalah mengoptimalkan kinerja sistem imun dengan pola hidup sehat, mengurangi paparan dan asupan zat-zat karsinogenik, olahraga secara teratur, dan konsumsi suplemen alami yang tepat.

      Tetap bersemangat dan semoga bermanfaat.

  2. Yonno says:

    Selamat siang Dokter, isteri saya penderita kanker payudara dengan hasil PA triple negatif. Saat ini sedang menjalani kemoterapi setelah mastektomi ( sesuai rencana harusnya pada minggu ini selesai kemoterapi ke 6 ).
    Yang saya ingin tanyakan adalah :
    a. Tinadakan terbaik setelah kemoterapi selesai ?
    b. Apakah kanker tersebut akan timbul / kambuh kembali ?
    c. Apabila timbul / kambuh kembali jenjang waktu berapa lama ?
    e. Apakah setelah kemoterapi selesai, isteri saya dinyatakan sembuh secara total atau ada efek lainnya ?
    Demikian pertanyaan yang saya ajukan, sudi kiranya Dokter dapat menjawab pertanyaan saya tersebut secara jujur dan terbuka.

    Salam hormat,

    Yonno

    • webmaster says:

      Dear pak Yonno,

      a. Tinadakan terbaik setelah kemoterapi selesai ? Tindakan selanjutnya adalah mengikuti tahap terapi lanjutan yang dianjurkan dokter yang memberikan terapi. Hindari menghentikan terapi tanpa persetujuan dokter. Terapi selanjutnya akan ditentukan oleh dokter. Selain itu hindari semua faktor risiko dan Anda dapat mengonsumsi suplemen kesehatan yang telah diteliti bermanfaat bagi penderita kanker. Salah satunya adalah suplemen maitake, yang memiliki efektivitas anti kanker dengan meningkatkan efektivitas sel imun dalam mendeteksi dan menghancurkan sel kanker.

      b. Apakah kanker tersebut akan timbul / kambuh kembali ? Kekambuhan kanker tidak dapat dipastikan. Kanker bisa muncul kembali jika faktor-faktor risikonya ada dan dalam kadar yang dapat memunculkan kanker. Jadi sampai saat ini tidak ada metode yang bisa memastikan apakah kanker akan timbul kembali atau tidak.

      c. Apabila timbul / kambuh kembali jenjang waktu berapa lama ? Kanker juga tidak dapat diprediksi kapan akan muncul kembali. Sebaiknya hindari semua faktor risiko yang dapat dicegah, seperti hindari merokok, kurangi konsumsi daging bakar dan makanan berlemak, hindari minum alkohol, atasi stres dengan baik, berikan dukungan moril yang adekuat bagi penderita, kontrol teratur dengan dokter, dan taati petunjuk terapi dari dokter.

      e. Apakah setelah kemoterapi selesai, isteri saya dinyatakan sembuh secara total atau ada efek lainnya ? Umumnya penderita kanker baru dapat dinyatakan mengalami remisi setelah 5 tahun terapi dan kontrol yang adekuat dan tidak timbul kekambuhan selama kurun waktu tersebut. Namun tetap tidak menutup kemungkinan sel kanker dapat timbul kembali.

      Semoga bermanfaat. Salam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *