Categories: Terapi Kanker

Mengenal Terapi Paliatif

Salah satu metode terapi yang termasuk dalam terapi komplementer adalah terapi paliatif yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien kanker. Ya, di samping pengobatan primer dan adjuvant (pendamping), terdapat pengobatan kanker yang berada satu level di bawah keduanya, yaitu terapi komplementer atau pelengkap.

Terapi komplementer dilakukan dengan mengombinasikan pengobatan konvensional (medis) dengan tujuan membantu efektivitas pengobatan, juga menaikkan kualitas hidup yang menurun akibat pengobatan. Salah satu metode terapi yang termasuk dalam terapi komplementer adalah terapi paliatif.

Apa Itu Terapi Paliatif?

Menurut National Cancer Institute, terapi paliatif adalah terapi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien penderita penyakit berat, misalnya kanker. Tujuan dari terapi ini bukanlah menyembuhkan penyakitnya, melainkan mengurangi keluhan dan gejala dari penyakitnya.

Dalam proses perjalanan penyakit, jika pengobatan yang diberikan tidak dapat lagi menghasilkan kesembuhan ataupun pengobatan tidak dapat diberikan, maka terapi paliatif merupakan pilihan yang tepat untuk mengatasi keluhan pasien dan keluarga.

Prinsip Terapi Paliatif

Terapi ini akan diberikan secara menyeluruh dan terpadu pada aspek-aspek fisik, psikologis, sosial, dan spiritual, sehingga diharapkan dapat meringankan penderitaan pasien dan beban keluarga. Berikut prinsip terapi paliatif menurut WHO:

  • Memberikan bantuan penanganan rasa sakit dan gejala lain yang menyulitkan
  • Menegaskan bahwa hidup dan mati adalah proses normal
  • Meniatkan untuk tidak mempercepat atau menunda kematian
  • Menggabungkan aspek psikologis dan spiritual dari perawatan pasien
  • Menawarkan sistem dukungan untuk membantu pasien hidup seaktif mungkin sampai kematian
  • Menawarkan sistem dukungan untuk membantu keluarga melewati masa-masa sulit selama pasien menderita penyakit dan dalam masa dukacita.
  • Menggunakan pendekatan tim untuk mengatasi kebutuhan pasien dan keluarga mereka, termasuk konseling dukacita.
  • Meningkatkan kualitas hidup, dan mungkin juga berpengaruh positif terhadap perjalanan penyakit
  • Dapat pula diterapkan pada awal perjalanan penyakit sebagai terapi pelengkap kemoterapi atau terapi radiasi.

Terapi ini biasanya diberikan kepada pasien kanker stadium lanjut yang memiliki harapan hidup rendah. Sebab, tidak mudah bagi pasien menghadapi kenyataan bahwa dirinya divonis penyakit yang tingkat kesembuhannya sangat kecil. Hal ini akan membuat mental mereka lemah dan mungkin depresi.

Dengan diberikannya terapi paliatif, setidaknya pasien kanker stadium lanjut memiliki harapan dan semangat untuk mengisi kehidupannya menjadi lebih berkualitas.

Share

Recent Posts

  • Artikel Kesehatan

Cara Menurunkan Resiko Kanker Kandung Kemih

Resiko kanker kandung kemih bukan hanya penting bagi orang tua. Orang yang berusia muda sebaiknya…

4 years ago
  • Artikel Kesehatan

Naiknya Resiko Penyakit Jantung Pada Survivor Kanker Testis

Sembuh dari kanker testis merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa. Namun siapa sangka bahwa survivor…

4 years ago
  • Artikel Kesehatan

Cara Membedakan Tahi Lalat Normal dan Kanker Kulit

Tahi lalat adalah ‘aksesoris’ alami penampilan seseorang. Namun kadang banyak orang kesulitan membedakan antara yang…

4 years ago
  • Artikel Kesehatan

Memprediksi Keganasan Kanker Prostat Dengan Tes Urine

Ada serangkaian metode tes yang biasa dilakukan untuk melihat tingkat keparahan kanker prostat. Namun saat…

4 years ago
  • Artikel Kesehatan

5 Tips Hindari Kanker Kulit Khusus Bikers dan Gowesers

Sering di bawah terik matahari membuat pengendara motor dan pesepeda memiliki resiko lebih besar terkena…

4 years ago
  • Artikel Kesehatan

Bahan Kosmetik Pemicu Kanker Kulit

Saat ini kosmetik sudah menjadi kebutuhan primer setiap wanita. Berbagai jenis dan merek kosmetika digunakan…

4 years ago