Categories: Artikel Kesehatan

Hindari Menggoreng Kentang Hingga Kecokelatan

Sering menggoreng kentang hingga terlalu kering atau berwarna kecokelatan? Sebaiknya tinggalkan kebiasaan ini. Sebab menggoreng kentang hingga terlalu kering atau cokelat akan memicu tingginya zat penyebab kanker (karsinogen) bernama akrilamida.

Bagaimana Menggoreng Kentang Yang Aman?

Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan tidak menyimpan kentang di kulkas. Karena menyimpannya di kulkas dapat meningkatkan akrilamida selama proses menggoreng kentang. Simpanlah kentang di luar kulkas dalam ruangan gelap dan kering.

Kedua, hindari menggoreng kentang hingga berwarna cokelat tua. Secepatnya angkat kentang ketika masih berwarna kuning. Warna cokelat pada kentang yang terlalu matang dapat berisi lebih banyak bahan kimia berbahaya, termasuk akrilamida. Hal yang sama juga berlaku untuk roti, panggang hanya sampai berwarna cokelat muda dan jangan sampai cokelat tua bahkan menghitam.

Dengan mengenali apa itu akrilamida dan bagaimana menghindarinya, Anda sudah selangkah lebih maju dalam melawan kanker.

Apa Itu Akrilamida?

Akrilamida adalah zat yang terbentuk dari reaksi Maillard, yaitu reaksi ketika gula dalam makanan (contohnya glukosa, fruktosa, dan laktosa) bereaksi dengan asam amino asparagin bebas yang juga terkandung pada makanan, reaksi keduanya itu yang menjadikan makanan berwarna kecokelatan.

Saat kedua zat ini bereaksi dalam suhu panas diatas 120 derajat Celsius, zat akrilamida akan mulai terbentuk dan akan semakin menumpuk ketika terus menerus dipanaskan pada temperatur tinggi tersebut. Biasanya pembentukan akrilamida akan terjadi pada saat penggorengan, pemanggangan atau pembakaran.

Selama masih dalam batas wajar, akrilamida tidak membahayakan. Menurut Office of Environmental Health Hazard Assessment (OEAHHA), batas aman akrilamida sehingga tidak bersifat karsinogenik adalah 0,7 miligram per kilogram berat badan per hari.

Artinya jika seseorang memiliki berat badan 70 kilogram, maka konsumsi akrilamida yang relatif aman adalah di bawah 49 miligram per hari. Sebagai gambaran, batas aman ini hampir setara dengan 2 bungkus keripik kentang ukuran 80 gram.

Pada dasarnya, ada banyak makanan berkalori selain kentang yang mengandung akrilamida seperti roti, buah kering, atau sereal. Namun akrilamida pada olahan kentang berpotensi menjadi tertinggi karena biasanya kentang sering diolah dengan cara digoreng atau dipanggang hingga kering.

Ini dibuktikan pada hasil penelitian European Food Safety Authority (EFSA), yang menyimpulkan bahwa dari 25 jenis makanan berkalori yang diteliti, kadar akrilamida tertinggi dihasilkan oleh kentang goreng (french fries).

Share

Recent Posts

  • Artikel Kesehatan

Cara Menurunkan Resiko Kanker Kandung Kemih

Resiko kanker kandung kemih bukan hanya penting bagi orang tua. Orang yang berusia muda sebaiknya…

4 years ago
  • Artikel Kesehatan

Naiknya Resiko Penyakit Jantung Pada Survivor Kanker Testis

Sembuh dari kanker testis merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa. Namun siapa sangka bahwa survivor…

4 years ago
  • Artikel Kesehatan

Cara Membedakan Tahi Lalat Normal dan Kanker Kulit

Tahi lalat adalah ‘aksesoris’ alami penampilan seseorang. Namun kadang banyak orang kesulitan membedakan antara yang…

4 years ago
  • Artikel Kesehatan

Memprediksi Keganasan Kanker Prostat Dengan Tes Urine

Ada serangkaian metode tes yang biasa dilakukan untuk melihat tingkat keparahan kanker prostat. Namun saat…

4 years ago
  • Artikel Kesehatan

5 Tips Hindari Kanker Kulit Khusus Bikers dan Gowesers

Sering di bawah terik matahari membuat pengendara motor dan pesepeda memiliki resiko lebih besar terkena…

4 years ago
  • Artikel Kesehatan

Bahan Kosmetik Pemicu Kanker Kulit

Saat ini kosmetik sudah menjadi kebutuhan primer setiap wanita. Berbagai jenis dan merek kosmetika digunakan…

4 years ago