Artikel Kesehatan

Bolehkah Vaksinasi HPV di Usia Dini?

Human papillomavirus (HPV) merupakan virus yang berisiko menyebabkan tumbuhnya kutil di berbagai bagian tubuh manusia, termasuk bagian genital dan menjadi salah satu penyebab munculnya kanker serviks yang dapat menular. Salah satu cara cegah kanker serviks adalah vaksin HPV. Bolehkah dilakukan di usia dini?

Vaksinasi HPV Di Usia Dini

Salah satu cara pencegahaan penularan HPV adalah dengan pemberian vaksin HPV. Namun karena melihat cara penyebarannya, banyak orang menyangka pemberian vaksin HPV diberikan saat seseorang memasuki masa dewasa, namun apakah hal tersebut seutuhnya benar?

Menurut Prof. Dr. dr. Samsuridjal Djauzi, SpPD, K-AI, vaksinasi HPV dapat dimulai sejak usia 10 tahun. Hal ini dikarenakan pada usia tersebut sistem imunitas seseorang sedang dalam kondisi terbaik. Pada anak, vaksin HPV diberikan dua dosis. Dosis kedua bisa diberikan setelah satu tahun kemudian.

HPV ini memiliki banyak tipe, bahkan hingga saat ini hampir 100 tipe HPV telah berhasil di-identifikasi. Berdasarkan hasil identifikasi diketahui, tidak semua HPV itu dapat menyebabkan kanker. Namun WHO (World Health Organization) memperkirakan sekitar 70 persen kanker serviks disebabkan oleh beberapa jenis HPV yang berbahaya, seperti HPV 16 dan 18 yang berpotensi besar memicu terjadinya kanker serviks.

Sedangkan tipe HPV 6 dan 11 diketahui sebagai penyebab dari 90 persen timbulnya kasus kutil pada alat kelamin (Condyloma accuminatum).

Cegah Kanker Serviks Dengan Cara Ini

Sebagian besar penularan HPV terjadi akibat adanya sentuhan langsung kulit ke kulit dengan pengidap. Demikian pula dengan benda yang terkontaminasi virus HPV. Hubungan seksual termasuk salah satu media penularan virus pada kelamin. Misalnya melalui  kontak langsung dengan kulit kelamin, membran mukosa, pertukaran cairan tubuh, serta seks oral atau anal.

Selain menggunakan vaksin akan sangat penting bagi Anda untuk mempertimbangkan baik-baik hal-hal berikut ini demi mencegah ataupun melindungi diri Anda dari penularan virus HPV dan kanker serviks secara komprehensif seperti:

  • Bijak dalam melakukan aktivitas seksual (tidak berganti-ganti pasangan).
  • Menggunakan kondom saat berhubungan intim.
  • Menjaga kesehatan dan imunitas tubuh.
  • Tidak menggunakan barang pribadi secara bersamaan seperti handuk, sapu tangan, kaus kaki, sikat gigi dll.
  • Jangan membiarkan luka terbuka.
  • Biasakan menggunakan sandal bila beraktivitas di tempat umum (kolam renang, tempat fitnes, tempat spa).
  • Selalu menjaga kebersihan, minimal dengan rutin mencuci tangan.
Share

Recent Posts

  • Artikel Kesehatan

Cara Menurunkan Resiko Kanker Kandung Kemih

Resiko kanker kandung kemih bukan hanya penting bagi orang tua. Orang yang berusia muda sebaiknya…

4 years ago
  • Artikel Kesehatan

Naiknya Resiko Penyakit Jantung Pada Survivor Kanker Testis

Sembuh dari kanker testis merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa. Namun siapa sangka bahwa survivor…

4 years ago
  • Artikel Kesehatan

Cara Membedakan Tahi Lalat Normal dan Kanker Kulit

Tahi lalat adalah ‘aksesoris’ alami penampilan seseorang. Namun kadang banyak orang kesulitan membedakan antara yang…

4 years ago
  • Artikel Kesehatan

Memprediksi Keganasan Kanker Prostat Dengan Tes Urine

Ada serangkaian metode tes yang biasa dilakukan untuk melihat tingkat keparahan kanker prostat. Namun saat…

4 years ago
  • Artikel Kesehatan

5 Tips Hindari Kanker Kulit Khusus Bikers dan Gowesers

Sering di bawah terik matahari membuat pengendara motor dan pesepeda memiliki resiko lebih besar terkena…

4 years ago
  • Artikel Kesehatan

Bahan Kosmetik Pemicu Kanker Kulit

Saat ini kosmetik sudah menjadi kebutuhan primer setiap wanita. Berbagai jenis dan merek kosmetika digunakan…

4 years ago