MENU
Perkembangan Penelitian Kanker Terbaru

Perkembangan Penelitian Kanker Terbaru. Simak disini!

Risiko Kanker Akibat Lapangan Futsal

Risiko Kanker Akibat Futsal. Mungkinkah?

Lama Duduk Berisiko Kanker

June 24, 2018 Comments (0) Views: 40 Artikel Kesehatan, Lawan Kanker, lifestyle

Terlalu Lama Duduk Berisiko Kanker?

Terlalu lama duduk bisa berdampak serius pada kesehatan, entah karena terjebak macet di jalanan, rapat  tahunan di kantor, atau mengobrol di cafe. Bahkan dapat membuat risiko seseorang terkena kanker meningkat. Lalu apa hubungan duduk dengan kanker? Bagaimana mengatasi risikonya? Simak di sini.

Tahukah Anda, semua orang di seluruh dunia rata-rata menghabiskan 7,7 jam sehari dalam posisi duduk. Sebuah jurnal yang diterbitkan BMC Public Health juga menyatakan bahwa ada hubungan antara peningkatan kecemasan dengan gaya hidup kurang gerak akibat terlalu lama duduk.

Terlalu Lama Duduk Memang Berisiko Kanker

Para peneliti dari American Cancer Society menemukan fakta bahwa wanita yang duduk 6 jam atau lebih dalam sehari, akan memiliki risiko kanker 10 persen lebih besar daripada wanita yang hanya duduk kurang dari 3 jam dalam sehari. Beberapa kanker yang berisiko menyerang wanita yang terlalu lama duduk adalah myeloma multiple, kanker ovarium, dan kanker payudara.

Selain meningkatkan risiko kanker, waktu duduk yang terlalu lama juga punya efek negatif lainnya pada tubuh. Apa saja efek negatif lain dari terlalu lama duduk bagi tubuh kita? Berikut beberapa efeknya:

  • Meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, stroke, hipertensi, dan tingginya kadar kolesterol.
  • Memperpendek usia.
  • Otak Anda berisiko besar terkena demensia.
  • Berisiko terkena trombosis vena dalam (deep vein thrombosis).
  • Bertambahnya berat badan.
  • Menimbulkan nyeri di punggung.
  • Memicu munculnya varises.
  • Pada wanita, meningkatkan risiko depresi hingga 47 persen.

Tips Kurangi Lama Duduk

Berusahalah untuk mengurangi lama duduk dalam sehari. “Ketika Anda sudah duduk selama lebih dari 6 sampai 8 jam dalam sehari, maka hal itu berdampak tidak bagus bagi kesehatan tubuh,” ujar Dr. JoAnn Manson, Kepala Pengobatan Preventif Brigham and Women’s Hospital.

Berikut beberapa tips untuk mengurangi durasi duduk Anda setiap hari:

  • Angkat dan gerakkan kaki Anda ketika sedang menggosok gigi.
  • Atur alarm untuk berbunyi setiap 30 hingga 60 menit saat bekerja. Ketika alarm berbunyi, berdiri dari duduk dan berjalanlah. Lakukan pula peregangan, atau lakukan pekerjaan rumah lainnya.
  • Biasakanlah untuk berdiri saat menelpon. Atau cobalah untuk berjalan maju mundur, atau memutar saat menelpon.
  • Biasakan untuk berdiri ketika merias wajah setiap pagi sebelum pergi ke kantor.
  • Jika sedang menonton acara televisi dalam waktu lama, lakukanlah senam ringan ketika jeda iklan.
  • Jika ingin berkomunikasi dengan rekan sekantor, usahakan untuk berjalan ke mejanya daripada menelpon atau mengirim e-mail.
  • Parkirlah kendaraan di lokasi terjauh dari tujuan, agar Anda ‘terpaksa’ berjalan kaki.
  • Isilah gelas minum Anda setiap jam.

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *