MENU

Cara Mudah Mendapatkan Imunitas Ekstra Untuk Menghadapi Kanker

Awas: 4 Jenis Kanker Ini Biasa Menyerang Anak

January 23, 2018 Comments (0) Views: 1917 knowledge, Tentang Kanker

Menyingkat Sejarah Panjang Kanker

Ditinjau oleh:
dr. Rony Wijaya
Medical Marketing – PT. Indocare Citrapasific

Apa pentingnya sejarah hingga kita perlu memasukkan pelajaran khusus sejarah di kurikulum sekolah anak-anak kita? Sebab belajar sejarah dapat membuat kita lebih sukses dari leluhur kita. Termasuk dalam hal perjuangan melawan kanker.

Bukti sejarah paling awal tentang kanker ditemukan di bagian tubuh mumi mesir yang menderita tumor tulang. Kerusakan tulang tengkorak yang biasa terjadi akibat kanker di kepala dan leher juga ditemukan pada fosil mumi Mesir kuno.

Deskripsi tentang kanker tertua juga berasal dari Mesir kuno 3000 Sebelum Masehi, meskipun mereka belum menggunakan kata ‘kanker’ dalam catatannya. Dalam catatan kuno mereka, terdapat penjelasan 8 kasus tumor atau luka pada dada yang ditangani dengan metode kauterisasi (pembakaran untuk membunuh kuman) menggunakan alat bernama fire drill.

Namun di dalam catatan tersebut, kanker masih dinyatakan ‘tidak bisa diobati’ oleh bangsa Mesir kuno. Kata kanker sendiri pertama kali digunakan oleh dokter Yunani kuno bernama Hipokrates. Ia menggunakan kata ‘carcino’ dan ‘carcinoma’ untuk menggambarkan tumor non-luka dan tumor yang menyebabkan luka.

Kemudian dokter Romawi kuno, Celsus, menerjemahkan kata-kata Yunani ‘carcino’ dan ‘carcinoma’ menjadi latin ‘cancer’ yang berarti kepiting. Pada abad ke-18, barulah ada orang yang berpendapat bahwa beberapa jenis kanker dapat disembuhkan dengan jalan operasi pengangkatan. Orang tersebut bernama John Hunter, seorang ahli bedah asal Skotlandia.

Di abad ke-19, dimulailah penggunaan mikroskop untuk meneliti jaringan tubuh yang sakit. Rudolf Virchow menemukan dasar-dasar penelitian patologis kanker dengan mikroskop. Bapak pelopor patologi sel ini juga mengembangkan penelitian tentang jaringan tubuh yang diangkat dengan saat pembedahan.

Virchow juga menghubungkan patologi mikroskopis dengan penyakit, metode ini membuat manusia sadar akan kerusakan yang diperbuat oleh kanker. Penelitian terhadap jaringan tubuh yang diangkat dapat mengidentifikasi apakah kanker telah sukses diangkat seluruhnya.

Bagaimana perjuangan manusia melawan kanker di abad ke-21? Perkembangan terhadap sisi biologi dari kanker telah menghasilkan kemajuan luar biasa dalam pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan kanker.

Lalu seperti apa prediksi teknologi manusia untuk melawan kanker di masa depan? Berikut beberapa diantaranya:

  • Terapi target semakin tepat sasaran. Penelitian biologi molekul kanker akan semakin banyak, yang membuat membuat obat terapi target lebih presisi dalam menghancurkan sel-sel kanker.
  • Imunoterapi akan semakin maju. Obat-obat baru akan dikembangkan yang dapat membuat sistem kekebalan tubuh pasien beraksi lebih baik saat membunuh sel-sel kanker.
  • Penelitian genetika kanker juga akan berkembang.
  • Nanoteknologi. Teknologi baru dengan partikel kecil akan dapat memperlihatkan lokasi kanker lebih akurat.
  • Operasi pembedahan dengan robot, yang dapat mengurangi trauma operasi.
  • Profil ekspresi dan proteomik, dapat membantu peneliti untuk membedakan antara kanker agresif dengan jenis yang lebih jinak. Serta dapat membantu menentukan obat yang tepat untuk pasien.

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *