MENU
Mencegah Kanker Serviks Dengan Nikmatnya Asparagus

Mencegah Kanker Serviks Dengan Nikmatnya Asparagus

Dua telur dalam wajan

Expert Say: Kuning Telur dan Efek Vitamin B-17

Lebih Sehat Susu Sapi Atau Susu Kedelai

April 24, 2018 Comments (0) Views: 110 Artikel Kesehatan, Diet, knowledge, nutrisi

Lebih Sehat Susu Sapi Atau Susu Kedelai?

Suka susu? Jenis apa saja yang pernah Anda coba? Susu kedelai? Sapi? kambing? Atau unta? Di Indonesia, dua jenis susu yang paling sering ditemukan adalah susu sapi dan susu kedelai. Dari kedua jenis susu tersebut, mana yang terbaik bagi tubuh kita?

Kandungan Susu Sapi Dan Susu Kedelai

Untuk tahu mana yang lebih baik, kita harus tahu dulu kandungan dari kedua jenis susu. Segelas susu sapi memiliki kandungan 150 kalori, 12 gram gula, 12 gram karbohidrat, 8 gram lemak, 8 gram protein, 35 miligram kolesterol, serta sodium 125 miligram. Susu sapi juga mengandung kalsium sebanyak 30 persen kebutuhan kalsium tubuh harian, serta vitamin D sebanyak 25 persen dari kebutuhan tubuh per hari.

Sedangkan kandungan segelas susu kedelai adalah 80 kalori, 1 gram gula, 4 gram karbohidrat, 4 gram lemak, 7 gram protein, dan 30 miligram sodium. Susu jenis ini juga mengandung Thiamin sebanyak 25 persen dari kebutuhan thiamin tubuh per hari, magnesium, fosfor, riboflavin dan kaya akan kandungan vitamin B-6.

Mana Yang Terbaik Bagi Penderita Kanker?

Jika dilihat dari kandungannya, maka susu dari kedelai lebih kaya protein nabati dan kadar lemaknya lebih rendah. Sedangkan susu sapi kaya kandungan kalsium, serta Vitamin D lebih banyak dari susu kedelai.

Namun bagaimana efek keduanya terhadap penderita kanker? Secara umum, pasien kanker butuh pola makan tinggi energi dan kaya protein yang bisa dipenuhi dari susu sapi ataupun susu kedelai.

Konsumsi susu sapi ternyata juga dapat menurunkan risiko kanker usus besar dan kandung kemih, dan tidak memiliki hubungan dengan kanker payudara dan ovarium. Akan tetapi, terdapat sedikit bukti bahwa konsumsi susu sapi dan pola makan tinggi kalsium dapat meningkatkan risiko kanker prostat.

Banyak pihak yang menduga susu kedelai lebih baik, karena berasal dari tanaman. Namun, ternyata konsumsi susu kedelai sebaiknya dihindari bagi wanita yang memiliki reseptor estrogen positif kanker payudara.

Jadi mana yang lebih baik? Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang bisa kita atur sesuai kebutuhan serta kondisi tubuh kita. Selalu konsultasikan konsumsi makanan dan minuman dengan dokter, jika sedang menjalani pengobatan kanker.

Ditinjau oleh:
dr. Rony Wijaya
Medical Marketing – PT. Indocare Citrapasific

Tags: , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *