MENU
Adakah Cara Deteksi Dini Kanker Pankreas

Adakah Cara Deteksi Dini Kanker Pankreas?

Selebriti Pengidap Kanker Pankreas

Selebriti Pengidap Kanker Pankreas

Kanker Pankreas Kanker Berbahaya dan Mematikan

November 17, 2018 Comments Off on Kanker Pankreas: Kanker Berbahaya dan Mematikan Views: 19 Artikel Kesehatan, knowledge

Kanker Pankreas: Kanker Berbahaya dan Mematikan

1Selain kanker paru-paru dan kanker usus besar, ternyata kanker pankreas ada di peringkat ketiga kanker berbahaya dan mematikan di Amerika. Kenapa bisa begitu?

Sedangkan di Inggris, kanker pankreas adalah kanker pembunuh terbanyak nomor 5. Sebanyak 27 orang di Inggris terdiagnosis sebagai penderita kanker pankreas baru setiap harinya, dan 24 orang meninggal akibat kanker pankreas setiap hari di negara itu. Termasuk kanker berbahaya dan mematikan? Tentu saja. Kanker pankreas adalah ‘silent killer’.

Kenapa Kanker Pankreas Termasuk Kanker Berbahaya?

Menurut onkolog dari Presbyterian Hospital di New York, Allyson Ocean, kanker pankreas dapat membunuh sangat cepat. Hal ini disebabkan kanker pankreas biasanya tidak menimbulkan gejala-gejala yang dirasakan pasien, hingga kanker sudah memasuki stadium lanjut.

Bahkan para ahli menyatakan sekitar 95 persen penderita kanker pankreas tidak dapat diselamatkan. “Turunnya berat badan, nyeri pada perut, sakit kuning adalah gejala umum kanker pankreas. Gejala-gejala tersebut baru muncul setelah tumor berukuran cukup besar, dan kemungkinan besar sudah menyebar,”ujar Allyson Ocean. Gejala  kanker pankreas lainnya adalah mual, nyeri pada punggung, dan muntah.

Onkolog yang mengambil spesialisasi kanker gastrointestinal ini juga mengatakan bahwa hanya sekitar 10 sampai 15 persen pasien kanker pankreas yang pada saat terdiagnosis masih bisa dilakukan operasi pengangkatan kanker. Bahkan setelah menjalani operasi pengangkatan, 85 persen kasus kanker pankreas akan kembali muncul.

Operasi Pengangkatan Kanker Pankreas

Fakta kanker pankreas semakin mengerikan jika melihat pernyataan Allyson Ocean berikut, “kemungkinan terbaik, hanya 25 hingga 30 persen pasien kanker pankreas yang dapat hidup lima tahun sesudah menjalani operasi pengangkatan.”

Pada saat operasi pengangkatan, biasanya dokter akan mengambil 95 persen organ pankreas serta tumor, dan meninggalkan sebagian kecil organ pankreas yang berfungsi memproduksi hormon insulin.

Bahkan dokter akan memutuskan untuk tidak melakukan operasi pengangkatan, jika kanker pankreas sudah menyebar keluar organ pankreas. Karena tidak ada manfaat bagi keselamatan nyawa pasien jika operasi pengangkatan tetap dilakukan.

Jika operasi pengangkatan kanker tidak memungkinkan, dokter akan melakukan terapi radiasi dan kemoterapi untuk menangani kanker pankreas. Dokter juga dapat melakukan terapi biologi, yang akan menghambat sinyal-sinyal pertumbuhan sel-sel kanker.

Faktor Risiko Terbesarnya: Merokok!

Semua kanker pasti memiliki beberapa faktor yang mampu memperbesar risiko seseorang terkena kanker, dan faktor risiko terbesar kanker pankreas adalah merokok dan faktor keturunan. Ya, kanker pankreas bisa dipengaruhi oleh faktor keturunan.

Hampir 90 persen dari pasien yang terdiagnosis kanker pankreas berusia lebih tua dari 55 tahun. Usia rata-rata penderita kanker pankreas sendiri adalah 71 tahun. Pria memiliki risiko sedikit lebih besar untuk terkena kanker pankreas daripada wanita. Dokter menduga kondisi ini disebabkan karena lebih banyak pria yang merokok daripada wanita.

Sedangkan ras Afrika-Amerika lebih berisiko untuk terkena kanker pankreas. Para ahli menduga karena pria dari ras Afrika-Amerika lebih banyak yang merokok dan menderita diabetes. Sedangkan wanita ras Afrika-Amerika lebih banyak yang menderita obesitas.

Untuk menurunkan faktor risiko kanker pankreas, berhentilah merokok sekarang juga. Selain itu kita juga dituntut untuk menjaga berat badan ideal, membatasi konsumsi alkohol, dan sebisa mungkin menjauhkan diri dari paparan beberapa bahan kimia. Anda juga dapat mengonsumsi beberapa jenis makanan yang bisa menyehatkan pankreas.

Tags: , , ,

Comments are closed.