MENU
Jenis Makanan Pencegah Kanker Kandung Kemih

Jenis Makanan Pencegah Kanker Kandung Kemih

tips hindari kanker kulit

5 Tips Hindari Kanker Kulit Khusus Bikers dan Gowesers

Ikuti Pola Tidur Pencegah Kanker Payudara

October 22, 2019 Comments Off on Ikuti Pola Tidur Pencegah Kanker Payudara Views: 17 lifestyle

Ikuti Pola Tidur Pencegah Kanker Payudara

Ternyata pola tidur yang sehat juga berhubungan dengan resiko kanker payudara. Seperti apa pola tidur pencegah kanker? Bisakah kita tiru? Apa sih hubungan pola tidur dengan kanker?

Dalam artikel ini Anda akan mendapatkan informasi tentang manfaat bangun pagi yang berhubungan dengan resiko kanker payudara. Artikel ini dipersembahkan oleh VitaCare Maitake Pro, suplemen kesehatan yang mengandung MD Fraction dan Beta Glucan. Bubuk jamur maitake juga dapat membantu menurunkan resiko berkembangnya kanker.

Seperti Apa Pola Tidur Pencegah Kanker?

Para ahli seringkali memperingatkan pada kita bahwa konsumsi minuman beralkohol dan obesitas memiliki pengaruh yang besar terhadap resiko kanker, khususnya kanker payudara. Namun hasil penelitian terbaru menyatakan bahwa pola tidur juga berkaitan dengan resiko kanker payudara. Seperti apa penelitiannya?

Dalam penelitian ini, para ahli mengolah informasi pola tidur pencegah kanker lebih dari 400 ribu wanita. Seperti yang dilansir dari situs berita CNN Health, hasil penelitian akhir tahun 2018 ini mengungkapkan bahwa wanita yang memilih tidur lebih awal dan kemudian bangun tidur lebih awal atau di pagi hari memiliki resiko kanker payudara lebih rendah daripada wanita yang begadang sampai larut malam dan bangun siang hari.

Penelitian ini juga menyimpulkan fakta lain bahwa tidur lebih lama dari 7-8 jam dalam semalam juga dapat meningkatkan resiko kanker payudara, dan berhubungan dengan insomnia.

Selama ini banyak orang tidak menyangka jika kebiasaan tidur adalah faktor resiko kanker payudara. “Faktor gaya hidup yang selama ini kita tahu berpengaruh terhadap peningkatan resiko kanker payudara adalah konsumsi alkohol dan obesitas,” jelas Caroline Relton, profesor epidemiologi epigenetik dari University of Bristol.

Namun menurut Dr. Rebecca Richmond, rekan peneliti dari University of Bristol, kebiasaan tidur memang salah satu faktor penting pemicu kanker payudara, tapi pengaruhnya tidak sebesar obesitas atau konsumsi alkohol.

Selain pola tidur, konsumsi minuman beralkohol, dan obesitas, ada beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan resiko kanker payudara antara lain:

  • Menstruasi pertama kali pada usia sebelum 12 tahun
  • Melahirkan anak pertama pada usia diatas 30 tahun
  • Terpapar radiasi
  • Belum pernah hamil
  • Menjalani terapi hormon pasca menopause

Cara Menurunkan Resiko Kanker Payudara

Untuk memperkecil resiko berkembangnya kanker payudara, ada beberapa hal yang bisa dilakukan wanita, yaitu:

  • Tidak berlebihan dalam mengkonsumsi minuman beralkohol, atau hindari sama sekali.
  • Lakukan olahraga rutin. Jadwalkan untuk berolahraga minimal 30 menit dalam sehari.
  • Batasi terapi hormon pasca menopause. Kombinasi terapi hormon dapat meningkatkan resiko munculnya kanker payudara.
  • Menjaga berat badan ideal. Lakukan olahraga rutin untuk menjaga berat badan tetap ideal. Turunkan jumlah kalori yang dikonsumsi, sekaligus meningkatkan durasi olahraga secara rutin.
  • Atur pola makan sehat. Wanita yang menjalani pola diet mediterania, yang memakai minyak zaitun lebih banyak dan kacang-kacangan, kemungkinan dapat menurunkan resiko kanker payudara.
  • Mengkonsumsi obat pencegah (chemoprevention). Bagi wanita yang beresiko tinggi terkena kanker payudara, dapat berkonsultasi ke dokter dan meminta obat penghambat-estrogen. Bisa mengurangi resiko berkembangnya kanker payudara.
  • Operasi pencegahan. Wanita yang beresiko tinggi mengidap kanker payudara dapat memilih prosedur pembedahan sebagai langkah pencegahan. Tentu saja hal ini bisa dilakukan setelah berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Dokter bedah akan mengangkat payudara sehat pasien, agar kanker tidak berkembang. Pasien juga dapat meminta untuk mengangkat ovarium mereka, untuk sekaligus mengurangi resiko kanker ovarium.

Tags: , , , , , , ,

Comments are closed.