MENU
Tips Mengurangi Efek Samping Kemoterapi

Tips Mengurangi Efek Samping Kemoterapi

Perubahan Mood Setelah Kemoterapi

Perubahan Mood Setelah Kemoterapi dan Solusinya

Bahaya Asbes Bisa Meningkatkan Resiko Kanker

January 6, 2017 Comments (0) Views: 2178 Artikel Kesehatan, knowledge

Bahaya Asbes Bisa Meningkatkan Resiko Kanker?

Asbes adalah semacam serat mineral silica yang memang cukup banyak dipakai sebagai bahan bangunan karena keunggulannya dalam menahan panas dan api yang luar biasa kuat. Namun ada kabar bahwa salah satu bahaya asbes adalah bisa meningkatkan resiko kanker. Betulkah?

Kekuatan asbes untuk menahan panas dan api membuat bahan bangunan ini sering digunakan sebagai material dalam konstruksi. Terutama bangunan berskala kecil, seperti rumah dan gudang. Pada praktisnya asbes sering kali digunakan sebagai genteng rumah.

Waspadalah Terhadap Bahaya Asbes

Namun Dr. Eudice Goldberg, dari Canadian Mesothelioma Foundation, menyarankan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap material asbes. Hal ini dikarenakan asbes mudah rapuh dan mengandung bahan mikroskopis yang sangat rentan terhirup dan masuk ke dalam paru-paru.

Jika seseorang menghirup bahan mikroskopis dari asbes, maka dapat menyebabkan ia mengalami gangguan pernapasan, mesothelioma, hingga kanker paru-paru.

Sadar akan hal tersebut, Kanada menghentikan total kegiatan pertambangan, produksi, dan juga ekspor asbes pada tahun 2012 silam. Penghentian ini disebabkan adanya dua ribu kasus kematian akibat menghirup partikel dari bahan asbes. Serikat pekerja Kanada sendiri pun menyebutkan, jika para pekerja yang melakukan kontak langsung pada bahan asbes sangat berisiko tinggi terkena penyakit kanker.

Gejala Akibat Terpapar Partikel Asbes

Diketahui terdapat beberapa gejala atau indikasi akibat terpapar partikel miskroposis dari asbes.

1. Gejala awal – Sesak Pernapasan

Sesak napas ketika orang yang bersangkutan mengawali pernapasan dengan menghirup udara dalam-dalam.

2. Gangguan Kronis – Asbestosis

Beberapa gejalanya (tanda-tanda) berupa:

  • Ganguan (sulit) bernapas
  • Sesak napas
  • Batuk kering dan menetap
  • Nyeri dada
  • Jari tangan dan kaki membulat (jari tabuh atau clubbing finger)

Lama kelamaan gangguan ini akan semakin parah dan menyebabkan penyakit asbestosis. Kondisi asbestosis yang memburuk dapat menyebabkan komplikasi (kegagalan) paru-paru.

3. Penyakit Degeneratif – Kanker:

Kanker yang dapat terjadi yaitu mesothelioma dan kanker paru. Gejala dan tandanya berupa nyeri dada, batuk menetap, sesak napas, kelelahan (fatigue) dan kehilangan berat badan. Kombinasi merokok dan menghirup asbes semakin memperbesar risiko terkena kanker paru-paru.

Turunkan Resiko Kanker Dengan Bantuan Jamur Maitake

Jamur maitake adalah salah satu dari sekian tanaman herbal yang terbukti secara klinis dapat menghambat sel kanker. Selain itu, maitake memiliki kemampuan adaptogen dimana sebuah zat membawa efek terhadap tubuh, sehingga memicu keseimbangan tubuh.

Kemampuan adaptogen juga membuat maitake mampu meningkatkan daya tahan sel dan menormalkan fungsi fisiologisnya. Bahkan pemberian maitake mampu membuat perbaikan yang signifikan, sampai 62,5 persen, pada pasien kanker paru. Perbaikan yang diamati berupa penurunan stadium dan keluhan subjektif.

  • Update terakhir: 26 Juni 2019
  • Update selanjutnya: 24 Juni 2020

Tags: , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *