MENU
Ini Dia Tips Aman Konsumsi Gula

Ini Dia Tips Aman Konsumsi Gula

Apa Itu Vaksin HPV

October 22, 2018 Comments (0) Views: 34 Artikel Kesehatan

Apa Itu Vaksin HPV? Bisakah Mencegah Kanker Serviks

Vaksinasi HPV sangat penting, karena hampir semua pria dan wanita setidaknya pernah sekali terinfeksi Human papillomavirus seumur hidupnya. Padahal komplikasi HPV cukup serius. Memang apa saja komplikasi dari Human papillomavirus?

Di Amerika, sekitar 17 ribu wanita dan 9 ribu pria terkena kanker yang disebabkan oleh infeksi Human papillomavirus setiap tahun. Fakta ini membuat vaksin Human papillomavirus begitu penting didapatkan. Vaksin Human papillomavirus sendiri merupakan jenis vaksin yang melindungi tubuh manusia dari infeksi human papillomavirus. Virus Human papillomavirus adalah kelompok virus yang terdiri dari lebih dari 200 jenis virus.

Bahaya Infeksi HPV

Dari 200 jenis virus Human papillomavirus, ada lebih dari 40 jenis yang bisa menular dan sekitar selusin jenis Human papillomavirus yang bisa menyebabkan kanker. Human papillomavirus dapat menular melalui kontak kulit yang intim. Seringkali Human papillomavirus menyebar ketika penderita infeksi Human papillomavirus melakukan hubungan seksual melalui vagina, oral, atau anal.

Seseorang sering tidak mengetahui jika dirinya mengidap Human papillomavirus, karena infeksinya sering tidak menimbulkan gejala apapun. Beberapa jenis kanker yang dapat ditimbulkan oleh infeksi Human papillomavirus adalah kanker serviks, kanker vagina dan vulvar, kanker penis, kanker anus dan rektum, dan kanker tenggorokan.

Vaksinasi HPV

Lalu siapa saja yang sebaiknya mendapatkan vaksinasi HPV? Berikut beberapa kelompok yang sebaiknya di vaksin HPV menurut rekomendasi CDC:

  • Semua anak berusia 11 atau 12 tahun. Kelompok ini sebaiknya mendapatkan vaksinasi HPV dua kali. Waktu pelaksanaan vaksinasi pertama dengan yang kedua diberi jeda 6 sampai 12 bulan.
  • Jika vaksinasi pertama dan kedua hanya berjeda kurang dari 5 bulan, maka perlu diberikan vaksinasi ketiga.
  • Wanita muda berusia 26 tahun dan pria muda berusia 21 tahun.
  • Remaja, yang mendapatkan vaksinasi HPV pertama saat usia 15 tahun atau lebih tua, memerlukan tiga dosis pemberian vaksinasi dalam durasi 6 bulan.

Seseorang yang telah mendapatkan vaksinasi HPV lengkap, tidak memerlukan dosis vaksinasi tambahan lagi. Lalu adakah kelompok masyarakat yang dilarang mendapatkan vaksinasi HPV? Tentu ada, yaitu orang-orang yang memiliki reaksi alergi berbahaya terhadap kandungan vaksin HPV. Sebelum mendapatkan vaksinasi HPV, beritahukan dokter jika Anda sedang kondisi hamil.

Setiap obat dan vaksinasi pasti memiliki efek samping, begitu pula dengan vaksin HPV. Beberapa efek samping dari vaksinasi Human papillomavirus adalah:

  • Nyeri, kemerahan dan pembengkakan pada lokasi injeksi vaksin.
  • Demam.
  • Sakit kepala.

Cara Kerja Vaksin HPV Dalam Tubuh

Seperti apa kerja vaksin Human papillomavirus di dalam tubuh kita? Seperti vaksinasi lain yang melindungi tubuh dari infeksi virus, vaksin Human papillomavirus akan merangsang tubuh untuk memproduksi antibodi yang akan mengikat dan mencegah virus untuk menginfeksi sel-sel tubuh di kemudian hari.

Vaksin HPV yang dipakai saat ini adalah jenis vaksin terbuat dari partikel serupa virus, yang dibentuk pada permukaan komponen Human papillomavirus. Partikel tersebut tidak akan menginfeksi tubuh manusia, karena tidak memiliki DNA virus yang sempurna. Namun karena sangat mirip, antibodi yang dipakai tubuh untuk melawannya juga bisa digunakan untuk membasmi virus aslinya.

Namun vaksin Human papillomavirus tidak bisa mencegah penyakit menular seksual lainnya. Vaksinasi HPV juga tidak dapat mengobati infeksi Human papillomavirus atau penyakit yang disebabkan Human papillomavirus yang sudah terjadi. Banyak pihak yang mengklaim bahwa vaksinasi HPV ini merupakan langkah efektif untuk mencegah penularan Human papillomavirus.

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *