MENU

Efek Terapi Musik pada Penderita Kanker

Mendengkur Percepat Penyebaran Kanker?

February 2, 2017 Comments (0) Views: 367 Artikel Kesehatan, knowledge, lifestyle, makanan

Alasan Kenapa Anda Harus Jauhi Zat Aditif

Penggunaan zat aditif dalam makanan dan minuman adalah hal biasa dilakukan. Dalam bahasa Indonesia, zat aditif adalah zat yang sengaja ditambahkan ke dalam makanan/minuman yang bertujuan untuk meningkatkan atau memperbaiki cita rasa, warna, tekstur, serta membuat makanan/minuman menjadi tahan lebih lama saat disimpan.

Awalnya zat aditif terbuat dari bahan alami (tumbuhan) sehingga relatif aman untuk dikonsumsi. Namun, seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan kebutuhan akan pangan, ketersediaan zat aditif alami semakin terbatas dan sulit untuk mencukupi kebutuhan manusia. Itu sebabnya, kini industri makanan beralih menggunakan zat aditif sintetis yang terbuat dari zat kimia. Bagi produsen makanan/minuman, penggunaan zat aditif akan memberikan keuntungan dari segi bisnis. Namun bagaimana efeknya bagi mereka yang mengonsumsi bahan tersebut?

Ternyata, konsumsi zat aditif sintesis yang berlebihan dan dalam waktu jangka panjang dapat menimbulkan beragam penyakit termasuk penyakit berbahaya seperti kanker. Berikut adalah beberapa potensi penyakit yang dapat ditimbulkan oleh zat aditif:

  • Pemanis – Sakarin:
    Makanan/minuman yang mengandung pemanis buatan (sakarin) berpotensi merangsang tumbuhnya sel-sel tumor pada kandung kemih.
  • Pengawet – Sodium Nitrite:
    Konsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet nitrit berpotensi sebabkan kanker otak dan saluran penceranaan.
  • Pewarna – Rhodamin B:
    Penggunanan zat pewarna yang dilarang seperti Rhodamin B pada pangan dapat menimbulkan kanker hati, tumor usus dan limfoma bila dikonsumsi.

Terutama bagi Anda yang pernah berurusan dengan penyakit kanker sebaiknya Anda menjaga jarak sejauh mungkin dengan makanan yang mengandung zat aditif. Mengapa?

Menurut Ketua Komisi Penanggulangan Kanker Soehartati A. Gondhowiardjo, pasien kanker ataupun survivor kanker wajib menghindari bahan makanan yang mengandung zat aditif seperti: pengawet, penguat rasa (MSG), perasa buatan, dan pewarna makanan serta menjauhkan diri dari alkohol dan rokok. Hal ini dikarenakan zat aditif sintesis yang terbuat dari bahan kimia bisa membahayakan kesehatan sehingga memicu timbul kembalinya sel kanker yang ada di dalam tubuh.

Ia menjelaskan, penderita harus mau kembali mengonsumsi makanan alami. “Makan banyak sayuran dan buah-buahan segar yang alami,” katanya. Sumber vitamin dan mineral dari tumbuhan sangat penting bagi tubuh. Selain vitamin dan mineral, tubuh juga perlu asupan protein. “Protein sangat diperlukan, tapi hindari daging olahan. Perbanyaklah makanan laut seperti tuna, dori, atau salmon. Pilih yang alami,” tuturnya.

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *