MENU

5 Faktor Pemicu Kanker yang Jarang Diketahui

Membentengi Masa Depan si Buah Hati dari Kanker

June 18, 2017 Comments Off on Perokok Pasif Lebih Rentan Kanker Paru Views: 1770 lifestyle

Perokok Pasif Lebih Rentan Kanker Paru

Ketidakadilan, itulah kata yang cukup tepat untuk menggambarkan keadaan yang dialami oleh para perokok pasif. Bagaimana tidak, Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Pusat Dr. H. Adang Bachtiar, MPH, D.Sc mengatakan bahwa, para perokok pasif berisiko 12 kali lebih tinggi terkena berbagai penyakit kanker dibandingkan perokok aktif.

Secara definisi perokok pasif dijabarkan sebagai seseorang yang tidak merokok namun turut menghirup asap rokok yang dikeluarkan atau dihembuskan oleh sang perokok aktif. Lalu apa yang membuat para perokok pasif lebih rentan terserang penyakit kanker, terutama kanker paru?

Pada dasarnya sebatang rokok sendiri saja sudah memiliki lebih dari 3.000 bahan kimia berbahaya yang dapat mengancam kesehatan tubuh. Sedangkan pada kondisi perokok pasif, asap yang dihasilkan adalah kombinasi asap pembakaran produk rokok yang tercampur senyawa lain dalam hembusan napas sang perokok. Mengerikannya adalah diketahui dalam satu hembusan asap rokok dari perokok aktif terdapat lebih dari 7.000 bahan kimia di mana paling tidak 69 bahan kimia diantaranya memiliki sifat karsinogenik (memicu kanker).

Bila dipelajari lebih lanjut, perokok pasif ternyata tidak memiliki sistem pertahanan tubuh layaknya perokok aktif yang terbiasa dengan asap rokok, hal inilah yang membuat perokok pasif lebih rentan terserang penyakit akibat asap rokok. “Para perokok aktif, mereka membentuk mekanisme pertahanan dalam tubuh. Sedangkan yang sekali-sekali terpapar asap rokok, mereka itu tidak punya sistem pertahanan tersebut. Hal ini sudah berdasarkan berbagai penelitian di dunia,” ucapnya.

Meski fakta ini ironis, namun jangan jadikan hal tersebut sebagai alasan bagi kita untuk malah terjun menjadi perokok aktif. Karena menjadi perokok akan lebih banyak mendatangkan kerugian, bukannya hanya pada diri sendiri tapi juga pada orang sekitar Anda. Solusi terbaik adalah memproteksi diri. Ada beberapa cara untuk menghindarkan Anda dari serangan radikal bebas salah satunya asap rokok yang berbahaya. Berikut beberapa diantaranya:

  1. Gunakan Masker
    Bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi dan sering ke area-area umum direkomendasikan untuk selalu menyediakan masker. Menggunakan masker (face mask) terbukti merupakan cara yang murah, mudah dan efektif untuk mengurangi paparan polusi udara terhadap kesehatan Anda.
  2. Pilihlah Area non Smoking
    Tidak berada bersama para perokok aktif saat mereka merokok adalah salah satu langkah terbaik untuk melindungi Anda dari asap rokok pasif. Karena kenyataannya AC serta kecukupan ventilasi tidaklah sepenuhnya dapat menghilangkan asap rokok yang telah tersebar di dalam ruangan.
  3. Makan Makanan Berantioksidan
    Mengonsumsi buah dan sayur sangat baik bagi tubuh Anda terutama buah dan sayur berwarna cerah karena umumnya buah dan sayur tersebut tinggi akan antioksidan yang penting untuk menangkal radikal bebas. Beberapa buah dan sayur yang diketahui memiliki kadar antioksidan tinggi antara lain strawberry, kiwi, brokoli, dan daun sage.
  4. Konsumsi Suplemen Kesehatan
    Jika diperlukan, konsumsilah suplemen kesehatan yang mengandung vitamin C, A atau E. Diketahui ketiga vitamin ini memiliki peran sebagai antioksidan yang berfungsi untuk menangkal radikal bebas.

Ditinjau oleh:
dr. Rony Wijaya
Medical Marketing
Indocare Citrapasific

Tags: , , , , , , , ,

Comments are closed.