MENU

Apa itu Kanker?

Gejala Kanker

March 21, 2016 Comments Off on Penyebab Kanker Views: 1276 Tentang Kanker

Penyebab Kanker

Tubuh memiliki sel yang bisa menjadi penyebab kanker. Sel penyebab kanker tersebut dapat menyerang siapa saja tanpa terkecuali. Namun, tubuh yang memiliki sistem imun atau pertahanan tubuh yang kuatlah yang akan terhindar dari penyakit ini. Secara umum, ada tiga faktor utama penyebab kanker, yaitu:

Faktor Genetik

Penyebab kanker yang satu ini tergolong paling sedikit dibandingkan penyebab lainnya. Kanker akibat faktor genetik terjadi ketika seseorang lahir dengan membawa mutasi genesis dari orang tua mereka. Dengan kata lain, penyebab kanker berasal dari turunan keluarga.
Gen Supresor TumorTerdapat dua jenis gen yang memengaruhi sel kanker, yaitu gen supresor tumor (antionkogen) dan onkogen. Gen supresor tumor adalah gen yang melindungi sel agar tetap pada fungsi dan bentuk normalnya sehingga sel tidak rusak dan menyebabkan kanker, sedangkan onkogen adalah gen yang berpotensi menyebabkan kanker.
OnkogenGen supresor tumor (antionkogen) dan onkogen ibarat rem dan pedal gas dalam sebuah mobil. Gen supresor tumor merupakan ‘rem’ untuk sel agar tetap normal dan tidak berkarakteristik seperti sel kanker (aktif membelah, pertumbuhan tidak terkontrol, tidak berapoptosis). Sedangkan onkogen justru sebaliknya, ia berfungsi sebagai ‘pedal gas’ dalam membentuk sel kanker. Mutasi pada onkogen dapat menyebabkan pertumbuhan dan pembelahan sel menjadi tidak terkendali dan apoptosis tidak terjadi sehingga sel normal akan berkembang menjadi sel kanker.

Faktor Paparan Karsinogen

Karsinogen adalah zat penyebab penyakit kanker yang bersumber dari zat kimia, radiasi, virus, ataupun hormon. Di sekeliling kita terdapat zat karsinogen yang mungkin secara tidak sadar terserap oleh tubuh kita sendiri. Beberapa karsinogen yang ada di sekitar kita misalnya nikotin, asbestos, dioksin, aflatoxin B, akrilamida, formalin, radiasi sinar UV, x-ray, atau gamma, virus hepatitis, virus papiloma, hormon testosteron, serta hormon estrogen.

Faktor Pola Hidup

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI, lebih dari 30 persen kematian akibat kanker disebabkan oleh faktor ini. Ada lima indikator pola hidup yang memengaruhinya:

  1. Indeks massa tubuh tinggi
    Indeks massa tubuh merupakan ukuran perbandingan antara berat badan dan tinggi untuk mengetahui apakah tubuh tergolong ideal atau malah obesitas. Tubuh yang tergolong obesitas sangat erat kaitannya dengan kanker. Jenis kanker yang paling dipengaruhi obesitas adalah kanker esofagus (tenggorokan), rahim, dan tumor usus.
    Dilansir dari Liputan6 Health, Profesor epidemiologi dari Harvard School of Public Health, Dr Graham Colditz, mengatakan bahwa obesitas bisa memicu kanker karena adanya keseimbangan energi yang berlebih. Kelebihan energi itu akan disimpan menjadi lemak tubuh yang selanjutnya menyebabkan tingginya tingkat insulin atau disebut hiperinsulinemia. Pada pasien wanita yang obesitas, kondisi hiperinsulinemia ini dapat berkembang menjadi kanker payudara.
    Faktor lain mengapa obesitas dapat menyebabkan kanker adalah karena obesitas akan memicu peradangan jaringan yang menyebabkan keseimbangan sel terganggu. Selain itu, adanya lemak berlebih pada tubuh obesitas akan mengganggu protein penjaga pertumbuhan sel.
  2. Kurang konsumsi buah dan sayur
    Jenis kanker yang paling identik dengan konsumsi buah dan sayur adalah kanker usus. Menurut Dr. Henry Naland, spesialis onkologi dari RS Omni Pulomas Jakarta, salah satu faktor penyebab kanker usus dari makanan adalah kebiasaan tidak suka makan sayur. Tubuh yang kekurangan sayur dan buah akan menjadi kekurangan serat. Padahal serat itu penting untuk mengeluarkan kotoran residu dalam bentuk tinja. Karenanya, kekurangan serat akan membuat kotoran dikeluarkan lebih lama. Hal itu akan membuat zat-zat atau racun yang diserap berbalik ke tubuh dan menyebabkan kelainan di sel. Kelainan sel inilah yang menjadi awal dari kanker.
  3. Kurang aktivitas fisik
    Tubuh yang jarang bergerak atau beraktivitas akan membuat distribusi cairan limpa menjadi terhambat. Sebab, cairan limpa sangat tergantung pada gerakan otot untuk bisa didistribusikan ke berbagai jaringan tubuh. Cairan limpa yang tidak terdistribusi dengan baik akan menurunkan kekebalan tubuh karena cairan ini termasuk bagian dari sistem imun atau kekebalan tubuh. Akibatnya, sel kanker akan lebih leluasa untuk berkembang.
  4. Merokok
    Merokok adalah bagian dari pola hidup penyebab kanker yang paling mematikan. Lebih dari 20 persen kematian akibar kanker di dunia disebabkan oleh rokok. Dan, jenis kanker yang paling banyak disebabkan rokok adalah kanker paru-paru. Mengapa rokok menyebabkan kanker? Di dalam rokok terdapat 4000 bahan kimia berbahaya yang 69 diantaranya merupakan zat karsinogenik (dapat menimbulkan kanker). Zat-zat berbahaya yang terkandung didalam rokok itu misalnya tar, karbon monoksida, sianida, arsen, formalin, dan nitrosamine. Semakin banyak tubuh terpapar zat tersebut, semakin besar pula risiko sel kanker berkembang.
  5. Konsumsi alkohol berlebihan
    Setiap jenis alkohol yang masuk ke tubuh (bir, wine, dan minuman keras lainnya) akan bercampur oleh darah untuk selanjutnya dimetabolisme. Proses metabolisme ini akan menghasilkan beberapa zat yang salah satunya adalah asetaldehid. Apa itu zat asetaldehid? Asetaldehid adalah zat karsinogen (penyebab kanker) yang dapat menyebabkan kerusakan DNA, memicu abnormalitas kromosom dalam jaringan sel, dan melakukan aktivitas seolah-olah hewan karsinogen. Zat ini bersifat destruktif (merusak) terhadap sel-sel di dalam tubuh yang pada akhirnya akan sangat mungkin memicu kanker.

Tags: , , , , , , ,

Comments are closed.