MENU

Pekerja Shift Malam Lebih Berpotensi Kanker

June 14, 2017 Comments Off on Ini Peran Vitamin C Bagi Pasien Kanker Views: 2601 Vitamin

Ini Peran Vitamin C Bagi Pasien Kanker

Ditinjau oleh:
dr. Rony Wijaya
Medical Marketing – PT. Indocare Citrapasific

Vitamin C, apa yang Anda ingat saat mendengar vitamin esensial ini? Menangkal flu? Virus? Ternyata penelitian telah membuktikan kemampuan yang lebih hebat dari vitamin ini, yakni dalam melawan kanker.

Diketahui dari dahulu, pemulihan penyakit kanker biasanya mengandalkan dua terapi (pengobatan kanker) utama, yang pertama adalah operasi pengangkatan sel kanker yang kemudian dilanjutkan dengan kemoterapi sebagai upaya terbaik menghancurkan sisa-sisa sel kanker pada tubuh. Namun dengan berkembangnya dunia medis, kini para peneliti mengetahui bahwa vitamin C juga bisa digunakan sebagai terapi yang melengkapi upaya pengobatan kanker.

Penelitian baru dari para peneliti tidak hanya mengonfirmasi kemampuan vitamin C dalam melawan kanker, tetapi juga mengungkapkan bagaimana vitamin C dosis tinggi bisa berbahaya bagi sel-sel kanker, tanpa melukai sel-sel tubuh yang sehat. Bagaimana bisa?

Para peneliti kanker telah menemukan bagaimana vitamin C dapat mengalahkan sel kanker. Berdasarkan penelitian dikatakan, vitamin C dosis tinggi (pharmacological doses, askorbat plasma ≥≈ 20 mM) dapat menghasilkan senyawa H2O2 yang dapat merusak jaringan tubuh yang memiliki kadar enzim katalase rendah seperti sel tumor/kanker. Oleh karena itu peneliti menyimpulkan kadar vitamin C tinggi yang diberikan secara intravena (suntik) dapat berperan dalam melawan sel kanker [1].

Sekelompok peneliti telah melakukan serangkaian tes yang melibatkan pemberian injeksi vitamin C berdosis tinggi terhadap sekelompok pasien kanker. Setelah diberikan vitamin C dengan dosis tinggi secara intravena (suntik), para peneliti menemukan sel-sel kanker dalam tubuh pasien berkurang drastis jumlahnya, sementara sel-sel sehat menetap dalam tubuh secara utuh.

Namun perlu diketahui, kesuksesan vitamin C membasmi sel-sel kanker dalam tubuh hanya bisa dihasilkan jika vitamin C diberikan melalui injeksi/intravena. Karena ketika vitamin C dikonsumsi secara oral, maka kandungan vitamin C akan bertindak sebagai antioksidan yang fungsinya lebih untuk menjaga imunitas tubuh dari serangan radikan bebas.

Sebagai informasi, vitamin C merupakan vitamin esensial yang artinya tidak bisa diproduksi tubuh. Untuk mencukupinya Anda dapat memperoleh vitamin C dengan beberapa cara, seperti mengonsumsi buah dan sayur, suplemen kesehatan atau dengan menyuntikkan vitamin C. Namun terkhusus untuk tindakan penyuntikan vitamin C haruslah sesuai dengan tindakan medis yang berlaku dan harus dalam pengawasan dan rekomendasi dokter yang kompeten di bidangnya.

[1]Claire M. Doskey, Visarut Buranasudja, Brett A. Wagner, Justin G. Wilkes, Juan Du, Joseph J. Cullen, Garry R. Buettner. Tumor cells have decreased ability to metabolize H2O2: Implications for pharmacological ascorbate in cancer therapy. Redox Biology, 2016; 10: 274 DOI: 10.1016/j.redox.2016.10.010

Ditinjau oleh:
dr. Rony Wijaya
Medical Marketing
Indocare Citrapasific

Tags: , , , , , , , ,

Comments are closed.