MENU

15 Tips Menjaga Pola Makan Saat Menjalani Kemoterapi –...

Beda Jenis Kanker, Beda Pula Deteksinya

August 16, 2016 Comments (0) Views: 2036 Artikel Kesehatan

WHO: Kebiasaan Minum Minuman Panas Dapat Memicu Kanker

Bagi sebagian orang, minuman seperti kopi, teh, atau susu akan terasa lebih nikmat diminum saat masih panas ketimbang saat sudah mulai hangat. Kebiasaan mengonsumsi minuman panas sejauh ini bukanlah masalah besar bagi kesehatan. Namun baru-baru ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis hasil penelitian terkait minuman panas dengan penyakit kanker kerongkongan atau kanker esofagus.

Kanker kerongkongan (esofagus) adalah jenis kanker terbanyak kedelapan di seluruh dunia. Jenis kanker ini juga tergolong salah satu penyebab utama kematian akibat kanker dengan sekitar 400.000 kematian atau 5% dari semua kematian akibat kanker pada tahun 2012 berdasarkan data dari International Agency for Research on Cancer (IARC).

Dalam sebuah kelompok penelitian International Agency for Research on Cancer (IARC), sebanyak 23 ilmuwan menyimpulkan bahwa mengonsumsi minuman panas akan meningkatkan risiko penyakit kanker kerongkongan (esofagus). Studi epidemiologi ini disimpulkan berdasarkan bukti-bukti terbatas di beberapa wilayah yang masyarakatnya memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman panas.

Pada studi di tempat tertentu yang masyarakatnya gemar mengonsumsi minuman sangat panas, risiko kanker tenggorokan meningkat tergantung seberapa panas suhunya. Peningkatan risiko ini ditemukan pada masyarakat di Cina, Iran, Turki, dan Amerika Selatan dimana suhu minuman panas mereka berada di sekitar 70 derajat Celsius.

Lalu, berapa suhu minuman yang aman dari risiko kanker tenggorokan?

Menurut laporan WHO yang dilansir dari American Cancer Society, batas suhu minuman panas yang aman adalah di bawah suhu 65 derajat Celcius. Jika lebih dari itu, maka suhu minuman akan masuk ke kategori berisiko kanker tenggorokan. Mungkin sangat sulit menentukan apakah sebuah minuman berada di atas atau di bawah 65 derajat Celsius. Namun Asosiasi Kopi Nasional Amerika memperkirakan standar suhu minuman (dalam hal ini suhu pada kopi) 65 derajat adalah pada saat kopi baru dipindahkan ke wadah.

Meskipun bukti penelitian tersebut masih sedikit, tidak ada salahnya bagi Anda yang terbiasa meminum minuman panas untuk menghentikan kebiasaan ini. Minimal, berikan tambahan waktu untuk menunggu minuman panas Anda agar sedikit lebih ‘adem’. Mungkin bagi Anda cara ini akan mengurangi kenikmatan sebuah minuman. Namun kalau membantu melawan kanker, mengapa tidak?

Tags: , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *