MENU

Apa Itu Terapi Komplementer Pengobatan Kanker?

November 22, 2016 Comments (0) Views: 1953 Terapi Kanker

Apa Saja Keuntungan Melakukan Terapi Komplementer

Hampir semua obat punya efek samping. Namun khusus pengobatan kanker, efek samping yang ditimbulkan cukup memberatkan dan mengganggu aktivitas. Karena itu, pasien sebaiknya tidak hanya mengandalkan pengobatan medis, bantu dengan terapi komplementer untuk meringankan efek sampingnya.

Pada artikel tentang Apa Itu Terapi Komplementer Pengobatan Kanker telah dijelaskan jenis-jenis terapi apa saja yang bisa dilakukan, juga dijelaskan mengapa terapi ini penting dilakukan pasien kanker. Nah pada pembahasan kali ini, kita juga akan membahas apa saja keuntungan terapi komplementer kanker bagi pasien. Berikut keuntungannya:

  1. Efek samping pengobatan berkurang
    Beberapa metode terapi komplementer seperti terapi hipnosis dan relaksasi serta akupunktur dapat membantu pasien mengatasi rasa nyeri. Pada konferensi konsensus National Institutes of Health tahun 1997, akupunktur diketahui bermanfaat mengurangi mual dan muntah akibat kemoterapi serta dalam penanganan nyeri pasca-operasi. Selain itu terapi komplementer dengan jamur maitake diketahui dapat membantu mengatasi keluhan mual, kelelahan, juga kulit menghitam.
  1. Kekebalan tubuh meningkat
    Salah satu tujuan terapi komplementer kanker adalah dengan menguatkan kekebalan tubuh selama masa pengobatan sehingga kualitas hidup pasien bisa ditingkatkan. Bahkan saat ini sedang dikembangkan pengobatan kanker yang mengandalkan kekebalan tubuh dalam menghambat pertumbuhan sel kanker. Pengobatan tersebut dikenal dengan istilah imunoterapi.
  1. Mood positif
    Tak hanya berkutat di masalah fisik, terapi komplementer memasukkan pemulihan psikososial sebagai salah satu jenis metode yang digunakan. Pemulihan psikososial dilakukan dengan membantu pasien meningkatkan kepercayaan dirinya, memberi empati dan kasih sayang padanya, juga membimbingnya secara spiritual. Dengan begitu, pasien akan memperoleh mood positif dan harapan hidup yang lebih lama.
  1. Lebih bersemangat menjalani pengobatan
    Penyakit kanker dan pengobatannya sangat rentan terhadap penurunan mental dan semangat pasien. Di sinilah pasien kanker membutuhkan dukungan psikososial untuk mengembalikannya. Dan, dukungan psikososial ini termasuk salah satu metode terapi komplementer yang sering dilakukan di samping pengobatan kanker secara medis. Bahkan dalam sebuah penelitian di Stanford University, Amerika Serikat, terapi komplementer lewat dukungan psikososial justru menaikkan harapan hidup sekelompok penderita kanker payudara metastasis yang diteliti.
  1. Membantu penyembuhan kanker
    Menurut Drajat Ryanto Suardi, ketua umum Pengurus Pusat Perhimpunan Onkologi Indonesia, akhir–akhir ini beberapa terapi komplementer  telah  semakin  teruji  manfaat  dan  keamanannya  sehingga  dapat  terintegrasi   dengan   pengobatan   medis. Salah satu terapi komplementer tersebut misalnya terapi herbal dengan jamur maitake. Penelitian dalam Journal of Cancer Research and Clinical Oncology tahun 2009 menyebutkan bahwa pada kandungan jamur maitake terdapat molekul bernama D-fraction. Molekul ini mampu merangsang sistem kekebalan tubuh dan mengaktifkan sel-sel tertentu yang menyerang kanker payudara seperti makrofag, sel-T, dan sel-sel pembunuh alami lainnya.

Pada intinya, efek samping pengobatan kanker akan menurunkan kualitas hidup pasien. Maka di sinilah terapi komplementer berperan menaikkannya kembali.

Tags: , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *