MENU

Bisakah Penyakit Kanker Menular?

Penderita Kanker yang Hamil Bolehkah di Kemoterapi?

July 24, 2017 Comments (0) Views: 1208 knowledge, Psikis dan Mental, Tentang Kanker

Amankah Pasien Kanker untuk Hamil Kembali?

Ditinjau oleh:
dr. Rony Wijaya
Medical Marketing – PT. Indocare Citrapasific

Kedatangan buah hati pasti menjadi hal yang ditunggu bagi setiap pasangan. Tidak terkecuali bagi pasien penyakit kronik seperti kanker. Namun bagi beberapa pasien kanker memiliki ketakutan untuk hamil, karena dikhawatirkan perubahan hormon memicu kekambuhan kanker.

Hal ini merujuk pada aspek pemulihan kanker. Selama beberapa waktu terakhir, dipercayai bagi pasien kanker, tujuan utama pengobatan dengan terapi hormonal adalah untuk menekan hormon agar menurunkan risiko kekambuhan kanker pula. Sedangkan saat wanita hamil hormon tubuh akan meningkat sehingga berpengaruh terhadap risiko kekambuhan tersebut. Hal inilah yang menyebabkan kehamilan dapat bersifat kontraproduktif dengan pengobatan yang tengah dilakukan.

Namun rasa takut ini mulai dapat dihapuskan seiring dengan ditemukannya fakta-fakta baru melalui serangkaian penelitian yang dilakukan. Dari hasil penelitian yang dipublikasikan dalam European Breast Cancer Conference (EBCC-8) di Wina, Austria ditemukan bahwa tidak ada perbedaan dalam tingkat kelangsungan (peningkatan risiko kanker) antara perempuan yang menderita kanker payudara dalam kondisi hamil dengan pasien kanker yang tidak hamil.

Data ini diperoleh berdasarkan hasil analisis pengujian yang melibatkan 333 perempuan yang hamil setelah didiagnosis menderita kanker payudara dan dibandingkan dengan 874 perempuan dengan kanker yang sama tapi tidak hamil. Pengujian ini dilakukan dalam rentang waktu 5 tahun pengamatan.

“Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada perbedaan dalam jangka waktu bertahan hidup dibanding dengan perempuan yang tidak hamil. Serta pasien yang hamil dalam waktu 2 tahun ternyata memiliki kelangsungan hidup bebas penyakit yang lebih baik,” kata Dr. Hatem Azim, seorang onkologis dari Jules Bordet Institut, Brussels, Jerman.

Penelitian ini sungguh bermakna bagi para pasien kanker, yang ingin memiliki buah hati. Karena sejak dulu sering ketika perempuan dengan riwayat kanker payudara mengalami kehamilan, maka tindakan yang disarankan oleh dokter adalah melakukan aborsi karena takut memiliki efek yang merugikan terhadap hasil terapi pemulihan yang sudah didapatkan.

Di kesemapatan yang sama Profesor David Cameron dari University of Edinburgh, yang menjabat sebagai ketua konferensi mengatakan hasil penelitian ini menjadi studi yang penting karena mampu memberikan rasa percaya diri bagi perempuan untuk hamil dan membesarkan sang buah hati setelah melalui serangkaian terapi pemulihan/perawatan kanker.

Perlu dicatat bagi para pasien kanker yang merencanakan untuk hamil, untuk berkonsultasi secara intesif dengan dokter yang kompeten di bidangnya untuk menghindari risiko kesehatan yang tidak diinginkan.

Tags: , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *