MENU

Kanker Serviks

Kanker Hati

August 19, 2016 Comments (0) Views: 892 Jenis Kanker

Kanker Prostat

Kelenjar prostat adalah kelenjar kecil seukuran kacang kenari yang terletak di bawah kandung kemih pria, tepatnya di dekat saraf, pembuluh darah, serta otot pengontrol fungsi kandung kemih dan ereksi. Kelenjar yang hanya dimiliki oleh pria ini menghasilkan sebagian besar cairan yang membentuk air mani.

Kanker prostat terjadi ketika sel-sel abnormal di kelenjar prostat tumbuh secara cepat dan membentuk tumor ganas. Akan tetapi, kebanyakan kanker prostat tumbuh lebih lambat dari jenis kanker lainnya.

Pada tahap awal, jenis kanker ini ditandai dengan tumbuhnya sel-sel kanker di kelenjar prostat namun belum menyebar ke bagian lain. Jika sudah pada stadium lebih lanjut, kanker prostat dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh, seperti kandung kemih, tulang dan kelenjar getah bening.

Statistik kanker Prostat
WHO menyatakan bahwa kanker prostat termasuk kasus kanker paling umum nomor dua pada pria. Diperkirakan sekitar 1,1 juta pria di seluruh dunia didiagnosis menderita kanker prostat dan terdapat 307.000 kasus kematian pada tahun 2012.

Di Indonesia pada tahun 2012 terdapat sekitar 13.600 kasus kanker prostat dengan angka kematian hingga 9.191 kasus. Data ini dikutip dari International Agency for Research on Cancer (IARC).

Penyebab Kanker Prostat
Meskipun penyebab kanker prostat tidak bisa diketahui secara pasti, setidaknya ada beberapa kemungkinan tingginya risiko kanker prostat, yaitu:

  • Saat usia semakin menua, terutama pria di atas usia 65 tahun
  • Jika ayah atau saudara laki-laki memiliki riwayat kanker prostat, atau jika memiliki riwayat kanker payudara atau ovarium di dalam satu keluarga (pria dan wanita). (Baca: Kanker Payudara, Penyebab, Statistik, dan Gejala)
  • Dikutip dari Cancer Council Victoria (Australia), pria keturunan Afrika memiliki risiko kanker prostat lebih tinggi ketimbang keturunan Eropa.
  • Mengonsumsi makanan mengandung kalsium tinggi terlalu sering juga bisa meningkatkan risiko terkena kanker prostat.
  • Obesitas pun bisa ikut meningkatkan faktor risiko jenis kanker ini.

Gejala Kanker Prostat
Pada tahap awal, kanker prostat umumnya tidak menimbulkan gejala apa pun. Tapi ketika pembengkakan prostat telah memengaruhi uretra atau kanker mulai menyebar, ada beberapa gejala yang biasanya muncul dan mungkin menjadi pertanda kanker prostat:

  • Merasa panas atau nyeri saat buang air kecil.
  • Buang air kecil menjadi lebih sering, terutama saat malam hari
  • Terdapat darah dalam air kencing atau air mani
  • Pancaran urin melemah
  • Air kencing keluar saat batuk atau tertawa. Ini lebih sering terjadi setelah treatment kanker prostat.
  • Tidak mampu kencing sambil berdiri
  • Disfungsi ereksi
  • Merasa sakit di punggung bawah, pinggul dan paha atas.

Satu hal yang perlu diingat, gejala-gejala di atas belum tentu menandakan seseorang terserang kanker prostat. Sebab, gejala itu dapat juga terjadi pada pria dengan BPH (Benign Prostatic Hyperplasia) atau batu ginjal. Selain itu, penyakit infeksi saluran kemih (ISK) juga memiliki gejala yang mirip seperti ini. Namun meskipun memiliki banyak kemungkinan selain kanker, Anda tetap perlu mewaspadai dan melakukan pengecekan.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *