MENU

Waspada Detik-Detik Kembalinya Sel Kanker

Bisakah Penyakit Kanker Menular?

July 19, 2017 Comments (0) Views: 2482 Tentang Kanker

Mengenal Kanker Payudara Triple Negatif

Ditinjau oleh:
dr. Rony Wijaya
Medical Marketing – PT. Indocare Citrapasific

Apa Itu Kanker Payudara Triple Negatif?

Kanker payudara triple negatif, merupakan bentuk lain dari penyakit kanker yang menyerang organ payudara yang umumnya diderita oleh wanita. Kenapa disebut bentuk lain? Hal ini dikarenakan kanker payudara triple negatif memiliki karakteristik yang berbeda dengan kanker payudara pada umumnya. Perbedaan mendasar antara kanker payudara dan kanker payudara triple negatif terdapat pada reseptornya.

*Note: reseptor adalah molekul protein yang menerima sinyal kimia dari luar sel yang mengarahkan kegiatan sel seperti membelah atau mengizinkan molekul tertentu untuk masuk atau keluar sel.

Pada kanker payudara biasa diketahui memiliki tiga reseptor yang umumnya ditemukan di permukaan sel kanker yakni:

  • Estrogen receptors (ER)
  • Progesterone (Progesteron) receptors (PR)
  • Human Epidermal Growth Factor Receptor 2 (HER2)

Sedangkan diketahui kanker payudara triple negatif tidak memiliki ketiga reseptor tersebut dan hal ini berimplikasi pada terapi pemulihan yang dijalankan. Selain itu, beberapa wanita yang mengidap kanker payudara jenis triple negatif memiliki gen BRCA1, yang berisiko menurun secara genetik sehingga dapat memperbesar kemungkinan serangan kanker pada garis keturunannya.

Gejala Penyakit Kanker Payudara Triple Negatif

Dari segi gejala yang muncul, saat seseorang diduga terkena penyakit kanker payudara triple negatif biasanya tidak memiliki perbedaan dengan kanker payudara pada umumnya. Beberapa gejala itu adalah:

  1. Adanya benjolan keras pada bagian payudara yang bisa jadi terasa sakit ketika ditekan.
  2. Penebalan kulit di area payudara yang mungkin disertai rasa gatal.
  3. Adanya pendarahan atau keluarnya cairan tidak dikenal dari puting.
  4. Perubahan bentuk puting menjadi lebih masuk ke dalam.
  5. Kulit payudara menjadi keriput dan cenderung kemerahan.

Bila Anda mengalami hal ini direkomendasi untuk segera menghubungi dokter yang kompeten di bidangnya.

Deteksi dan Pemulihan Kanker Payudara Triple Negatif

Gerakan SADARI adalah cara paling murah untuk mendeteksi terjadinya kanker payudara pada wanita. Namun untuk mendapatkan hasil yang lebih pasti, orang yang diduga mengidap kanker dapat menjalankan serangkaian tes secara medis oleh dokter. Untuk mendeteksi kanker biasanya dokter akan melakukan pengujian melalui:

  • Ultrasonografi (USG): USG biasanya digunakan untuk mengevaluasi lebih lanjut masalah payudara yang tampak pada hasil mamografi. Melalui USG dapat dibedakan apakah benjolan tersebut mengarah ke kanker atau kista.
  • Mamografi: Merupakan pemeriksaan payudara dengan sinar X. Perempuan berusia 40 tahun ke atas disarankan menjalani pemeriksaan ini secara rutin setiap tahun.
  • MRI atau Pencitraan Resonansi Magnetik: MRI merupakan alat deteksi yang lebih sensitif dari mamografi. Pada beberapa kasus, pasien harus menjalani pemeriksaan MRI untuk mendapatkan hasil pemeriksaan yang lebih jelas pada area yang diduga terkena kanker.
  • Biopsi: Biopsi merupakan langkah untuk memastikan adanya kanker payudara, dimana bagian jaringan sel yang diduga kanker diangkat dan diperiksa menggunakan mikroskop. Biopsi dapat dilakukan dengan teknik jarum suntik atau pembedahan.

Perlu diketahui untuk pemulihan kanker payudara triple negatif, biasanya dokter memiliki pendekatan yang berbeda dengan kanker payudara biasa. Hal ini disebabkan oleh ketiadaan semua reseptor yang telah disebutkan sebelumnya.

Ketiadaan ketiga reseptor ini membuat pasien kanker payudara triple negatif tidak dapat merespon pengobatan hormonal yang umumnya dilakukan kepada pengidap kanker payudara biasa seperti pengobatan dengan Tamoxifen atau Aromatase Inhibitors. Selain itu pengobatan targeted yang menyerang reseptor HER2, seperti Herceptin (Trastuzumab), juga diketahui tidak dapat berkerja melawan kanker jenis ini. Lalu pengobatan seperti apa yang direkomendasikan bagi mereka?

Beruntung sel kanker payudara triple negatif lebih reaktif (selnya lebih mudah mati) bila dipaparkan dengan obat kemoterapi jika dilakukan pada tahap awal terbentuknya kanker. Sebab itu hingga saat ini kemoterapi masih menjadi andalan para dokter untuk membantu pemulihan kanker jenis ini. Kemoterapi adalah terapi pemulihan kanker yang dilakukan dengan memaparkan sel kanker dengan senyawa yang bersifat toksik, hal ini dibutuhkan untuk membantu terjadinya kematian sel kanker. Namun sayangnya kemoterapi juga berisiko mematikan sel sehat pada tubuh karena senyawa toksik dalam kemoterapi belum memiliki kemampuan untuk menyerang sel kanker secara spesifik. Inilah yang menyebabkan pasien kanker berpotensi merasakan beberapa efek samping seperti: kerontokan rambut, rasa mual, nyeri, kulit kering (bersisik), mual, muntah, dan lain sebagainya. Namun jangan khawatir karena saat ini sudah ditemukan solusi untuk mengurangi efek samping yang disebabkan oleh kemoterapi yang dikenal dengan nama terapi pendamping pemulihan kanker.

Kemoterapi bukan satu-satunya cara untuk memulihkan kondisi kanker triple negatif. Solusi lain yang bisa ditawarkan oleh tenaga medis yakni dengan melakukan operasi atau pengangkatan sel kanker. Pengangkatan sel kanker bisa dilakukan pada area payudara tertentu yang terserang kanker atau seluruh payudara, tergantung seberapa besar ukuran sel kanker. Selain ukuran kanker, serangkaian pemulihan kanker payudara triple negatif juga dipengaruhi beberapa faktor lain seperti, seberapa jauh kanker sudah menyebar, seberapa abnormal sel kanker yang terdapat dalam tubuh, dan bagaimana kondisi tubuh pasien.

Tags: , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *