MENU

Jenis Jamur Ini Bisa Mencegah Kanker

Cara Melawan Kanker dengan Berolahraga

April 4, 2016 Comments Off on 5 Cara Efektif Mencegah Kanker Views: 3242 Artikel Kesehatan

5 Cara Efektif Mencegah Kanker

Mencegah kanker bagi sebagian besar kalangan bukanlah sesuatu yang dianggap penting untuk diwaspadai. Padahal, kanker termasuk penyakit dengan tingkat kematian yang tinggi serta berpotensi diderita semua orang. Ditambah lagi dengan karakteristik ‘silent disease’ yang sulit dideteksi di awal, membuat penyakit ini layak menjadi perhatian khusus bagi semua orang.

Sebagaimana pencegahan penyakit pada umumnya, pencegahan kanker tidaklah sesulit pengobatannya. Bahkan ketika seseorang telah melakukan pencegahannya sejak dini, secara otomatis dia juga telah melakukan pencegahan pada penyakit lainnya. Sebab pencegahan kanker sangat identik dengan pola hidup sehat secara menyeluruh.

Bagi Anda yang ingin melakukan pencegahan kanker sejak dini, Anda bisa memulainya dengan beberapa cara mencegah kanker yang paling efektif. Seperti apa caranya? Lakukan beberapa hal berikut ini.

1. Tanamkan Kesadaran Melawan Kanker
Membangun kesadaran melawan kanker adalah langkah awal sebelum take action. Kesadaran ini juga dibutuhkan agar setiap cara pencegahan yang dilakukan bisa tetap konsisten dan tidak ‘setengah-setengah’. Anda kemungkinan besar akan kesulitan melakukan pencegahan kanker ketika kesadarannya belum dibangun dengan baik.

Lalu bagaimana cara menanamkan kesadaran melawan kanker?

Pertama, kenali kanker dengan baik. Kenali karakteristiknya, bahayanya, hingga faktor penyebabnya. Semakin mengenal kanker, akan semakin tinggi pula kewaspadaan Anda. Kedua, cobalah untuk belajar dari pengalaman orang lain. Anda bisa membaca atau melihat video tentang bagaimana penderita kanker berjuang. Atau ketiga, kontribusikan diri Anda dengan lembaga sosial atau komunitas peduli kanker. Di sana Anda sangat mungkin berinteraksi langsung dengan penderita kanker dan mengambil pelajaran darinya.

2. Jaga Pola Konsumsi
Tahukah Anda? Berdasarkan data dari WHO, sepertiga angka penyebab kanker di dunia disebabkan oleh gaya hidup. Pola konsumsi yang tidak sehat seperti obesitas, kekurangan buah dan sayur, atau penggunaan alkohol, adalah bagian dari gaya hidup penyebab utama kanker tersebut. Sehat atau tidaknya pola konsumsi dapat diukur dari berapa intensitasnya, asupan nutrisinya, serta seberapa banyak zat penyebab kanker atau karsinogen yang masuk ke tubuh lewat makanan atau minuman.

Anda disarankan memperbanyak konsumsi sayur dan buah yang mengandung antioksidan karena nutrisi ini terbukti mampu mencegah kanker. Sebaliknya, kurangi makanan yang memicu kanker seperti makanan yang dibakar, dipanggang, atau makanan berlemak yang mempermudah tubuh menjadi obesitas.

3. Minimalkan Paparan Zat Karsinogen
Di sekitar kita ada banyak zat tak terlihat yang masuk ke tubuh. Dari sekian banyak zat tersebut, terdapat beberapa zat karsinogen. Zat ini memiliki kemampuan untuk mempercepat pembelahan sel, mengubah susunan DNA tubuh, hingga menjadikan sel tubuh menjadi ‘ganas’ dan menyebabkan penyakit kanker.

Tanpa kita sadari, setiap harinya kita terpapar oleh banyak zat karsinogen dari udara yang dihirup, partikel yang menempel di kulit, bahkan makanan atau minuman yang dikonsumsi. Beberapa zat yang paling lazim kita temui misalnya makanan yang dibakar, makanan olahan berpengawet, dan polusi kendaraan bermotor.

Menghindari paparan zat karsinogen sepenuhnya memang hampir mustahil dilakukan di masa sekarang. Namun Anda masih bisa meminimalkannya dengan lebih berhati-hati dalam makan, dalam melewati area berpolusi, juga dengan memberi proteksi lewat suplemen daya tahan tubuh pencegah kanker.

4. Lakukan Olahraga
Berolahraga dapat membantu meminimalisasi perkembangan faktor-faktor penyebab penyakit kanker, misalnya obesitas, darah tinggi, diabetes, serta buruknya metabolisme tubuh. Terkait dengan kanker, National Cancer Institute mengungkapkan penelitian telah menemukan terkait orang dewasa yang berolahraga bisa mengurangi risiko kanker usus besar sebesar 30 hingga 40 persen dibandingkan dengan mereka yang tidak aktif bergerak. Pada sumber yang sama, olahraga juga dapat mengurangi 20 persen risiko kanker paru, 20 hingga 80 persen kanker payudara, serta 20 hingga 40 persen kanker leher rahim (endometrial).

5. Deteksi Dini
Pada masyarakat Indonesia, deteksi dini pada kanker masih menjadi kegiatan yang ‘asing’ dan belum dianggap sebagai kebutuhan. Fakta ini dibuktikan dari jajak pendapat oleh Kompas dimana 65 persen dari 622 responden sampel di kota-kota besar Indonesia masih menganggap deteksi dini sebagai sesuatu yang ‘asing’ dan bukan merupakan kebutuhan. Padahal, deteksi dini termasuk cara mencegah kanker yang penting dan lebih efisien. Mengapa demikian?

Kanker termasuk penyakit kronis yang menyerang secara perlahan. Penyakit ini baru bisa dirasakan dengan pasti ketika penderita telah mengalami gangguan. Dan pada tahap ini, kanker akan lebih sulit disembuhkan ketimbang di awal masa perkembangannya. Karenanya deteksi dini itu penting agar bisa cepat ditangani saat penyakit kanker masih belum berkembang.

Tags: , , , , , , , , , ,

Comments are closed.