MENU

Tips Mengurangi Efek Samping Kemoterapi

Perubahan Mood Setelah Kemoterapi dan Solusinya

January 6, 2017 Comments (0) Views: 1721 Artikel Kesehatan, knowledge

Asbes, Benda Mati yang Mematikan

Asbes adalah semacam serat mineral silica yang memang cukup banyak dipakai sebagai bahan bangunan karena keunggulannya dalam menahan panas dan api yang luar biasa kuat. Oleh karena itu sejak beberapa tahun silam, bahan bangunan ini sering digunakan sebagai material dalam konstruksi terutama banguan berskala kecil seperti rumah dan gudang. Pada praktisnya asbes sering kali digunakan sebagai genteng rumah.

Namun Dr. Eudice Goldberg, Canadian Mesothelioma Foundation menyarankan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap material asbes. Hal ini dikarenakan asbes mudah rapuh dan mengandung bahan mikroskopis yang sangat rentan terhirup dan masuk ke dalam paru-paru yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan, mesothelioma hingga kanker paru-paru.

Sadar akan hal tersebut, pada tahun 2012 silam, Kanada menghentikan total kegiatan pertambangan, produksi, dan juga ekspor asbes yang disebabkan adanya 2.000 kematian, akibat menghirup partikel dari bahan asbes. Serikat pekerja Kanada sendiri pun menyebutkan jika para pekerja yang melakukan kontak langsung pada bahan asbes sangat berisiko tinggi terkena penyakit kanker.

Diketahui terdapat beberapa gejala atau indikasi akibat terpapar partikel miskroposis dari asbes.

  1. Gejala awal – Sesak Pernapasan:
    Sesak napas ketika orang yang bersangkutan mengawali pernapasan dengan menghirup udara dalam-dalam.
  1. Gangguan Kronis – Asbestosis:
    Ganguan (sulit) bernapas yang diikuti dengan gejala (tanda-tanda) berupa sesak napas, batuk kering dan menetap, nyeri dada, jari tangan dan kaki membulat (jari tabuh/clubbing finger). Lama kelamaan gangguan ini akan semakin parah dan menyebabkan penyakit asbestosis. Kondisi asbestosis yang memburuk dapat menyebabkan komplikasi (gagal) paru-paru.
  1. Penyakit Degeneratif – Kanker:
    Kanker yang dapat terjadi yaitu mesothelioma dan kanker paru. Gejala dan tandanya berupa nyeri dada, batuk menetap, sesak napas, kelelahan/fatique dan kehilangan berat badan. Kombinasi merokok dan menghirup asbes semakin memperbesar risiko terkena kanker paru-paru.

Tags: , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *