MENU

15 Tips Menjaga Pola Makan Saat Menjalani Kemoterapi –...

WHO: Kebiasaan Minum Minuman Panas Dapat Memicu Kanker

August 12, 2016 Comments (0) Views: 740 Artikel Kesehatan

15 Tips Menjaga Pola Makan Saat Menjalani Kemoterapi – Part 2

Salah satu efek samping kemoterapi adalah terganggunya keseimbangan hormon dan gizi yang membuat pasien tidak nyaman pada organ tertentu. Untuk meminimalisasinya, ada 15 Tips Menjaga Pola Makan Saat Menjalani Kemoterapi, berikut kelanjutannya:

  1. Kontrol Mual

Mual adalah gejala yang hampir tidak luput dari rangkaian pengobatan kemoterapi. Anda bisa mengontrolnya dengan memilih makanan dingin ketimbang makanan hangat, mengunyah jahe atau olahannya (permen, teh, dsb), serta menghirup peppermint. Akan lebih baik bagi pasien untuk menghindari makanan berminyak dan makanan dengan beraroma kuat.

  1. Konsumsi Makanan Kecil Namun Sering

Mengonsumsi makanan berukuran kecil namun sering, cenderung lebih baik selama proses kemoterapi dibandingkan makanan yang lebih besar namun jarang. Ini akan membantu Anda mengurangi rasa mual.

  1. Konsultasikan dengan Pakar Diet

Mengonsultasikan masalah asupan nutrisi pada ahlinya mungkin akan membantu Anda untuk menentukan asupan terbaik saat menjalani kemoterapi. Seorang ahli diet atau gizi dapat membantu membimbing Anda menentukan asupan sehari-hari berdasarkan masalah yang Anda alami selama pengobatan kanker.

  1. Hindari Alkohol.

Alkohol dapat menyebabkan stres yang tidak semestinya pada organ hati dan menyulitkan organ hati dalam memproses obat kemo. Alkohol juga bisa memicu mual atau efek samping buruk pada saluran pencernaan dan dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu yang diberikan bersamaan dengan kemoterapi.

  1. Berkonsultasi Sebelum Memilih Suplemen.

Para ahli gizi tidak menyarankan pasien untuk mengonsumsi suplemen diet tertentu selama kemoterapi. Suplemen akan berpotensi mengganggu efektivitas kemoterapi itu sendiri. Suplemen tersebut meliputi vitamin, mineral, herbal, dan tumbuhan. Jika Anda tetap ingin mengonsumsi suplemen, maka sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter. Sebab tidak semua suplemen mengganggu efektivitas kemoterapi. Sebaliknya, ada sebagian suplemen antikanker yang justru membantu mengurangi efek kemoterapi.

  1. Batasi Konsumsi Teh Hijau

Beberapa dokter membatasi jumlah teh hijau yang dikonsumsi oleh pasien yang sedang menjalani kemoterapi. Teh hijau (dan juga putih) yang dikemas dengan antioksidan phytochemical dapat mengganggu efektivitas yang diharapkan dari kemoterapi.

  1. Tanyakan dokter Anda Tentang Makanan kedelai

Sebelum makan makanan berbahan dasar kedelai, tanyakan kepada dokter Anda tentang jenis kanker atau jenis kemoterapi yang sedang Anda jalankan.

Tags: , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *